https://lh6.googleusercontent.com/WG5YQENye8SNI7t4huDc5vj_f6du27J7yQHowb4Ju2L-3v2l2Qsdx16wIVr5LIxGrMHTpt7UeVjYOyQGuOFkCUM7brsvYrZKWiYj2jT3afZJM1OnXaE5GYPDzzAcGGRO__dMzMsw

Meskipun menjadi seorang miliuner yang masuk jajaran orang paling kaya di dunia, Warren Buffet termasuk sosok yang tidak neko-neko dan hidup sederhana. Bahkan untuk sarapan saja dia hanya mengeluarkan uang kurang dari Rp50 ribu saja.

Kita mungkin tidak akan sekaya Warren Buffet tapi paling tidak bisa meniru gaya hidupnya. Apalagi jika sudah punya credit hp tanpa dp, salah satu yang dipesankan oleh Warren Buffet adalah masalah tata kelola keuangan.

Nah, berikut ini ada beberapa nasihat yang investasi yang diberikan oleh bapak investasi dunia tersebut, sehingga dengan begitu kamu bisa mempersiapkan masa tua yang menjanjikan.

Jangan kehilangan uang, pegang uang tunai

Warren Buffet terkadang selalu melakukan langkah yang tidak banyak dilakukan oleh orang lain pada umumnya, sehingga itulah yang menjadikannya unik dan bisa memanfaatkan peluang. Namun, langkah tersebut tetap didasari dengan prinsip prinsip kehati-hatian. 

Salah satu wejangannya adalah jangan sampai kehilangan uang. Maksudnya adalah jangan sampai kamu berinvestasi dan berujung pada kerugian karena kurang hati-hati. Hal lain yang juga diterapkan adalah membagi dana agar tidak seluruhnya diinvestasikan atau dibelanjakan.

Berhati-hati dalam inflasi

Inflasi adalah penurunan nilai mata uang atau barang. Itulah mengapa Opa Warren Buffet mengingatkan tentang inflasi. Pilih instrumen yang aman dari inflasi misalnya seperti saham, emas, dan instrumen investasi lainnya yang menurut kamu lebih tepat.

Investasi adalah proses panjang disiplin dan kesabaran

Bukan rahasia lagi bahwa investasi adalah proses panjang yang membutuhkan disiplin dan kesabaran. Para investor yang akhirnya sukses mendapatkan keuntungan adalah mereka yang berhasil menunda kenikmatan sesaat. Begitulah yang diajarkan oleh Warren Buffet. Meskipun menjadi orang paling kaya nomor 6 di dunia, harta paling mahal yang dimilikinya adalah hanya sebuah pesawat jet, itupun dibelinya agar perjalanan bisnisnya lebih efisien. Sementara rumah dan mobil yang dimiliki masih sama dengan rata-rata orang menengah pada umumnya bukan supercar ataupun kastil.

Tata keuangan secara sehat

Pesan terakhir dan juga cukup fundamental adalah pengelolaan tata keuangan yang sehat. Bagaimana cara mengukur tata keuangan yang sehat? Tentu cara sederhana adalah pengeluaran tidak boleh lebih besar daripada penghasilan. 

Ibarat pepatah jangan sampai besar pasak daripada tiang. Artinya jangan sampai lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Itulah mengapa kita perlu mengelola keuangan dengan bijaksana. Jika memang punya utang, usahakan tidak lebih dari sepertiga penghasilan seperti yang disarankan beberapa pakar keuangan.

Pun termasuk jika ingin handphone baru karena rusak atau ingin mengupdate demi kinerja yang lebih baik misalnya, bijaklah dalam memilih fintech yang menyediakan credit hp tanpa dp yang tepercaya. Contoh seperti Kredivo dengan bunga yang terjangkau 2,6% per bulan.

Proses kredit bisa dilakukan secara online maupun offline. Untuk jalur online tetap bisa membeli di beberapa marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Blibli, JD.ID, dan lain sebagainya. Jika ingin diproses secara offline pun tetap bisa di beberapa mitra merchant Kredivo seperti Erafone, Electronic City dan lainnya. 

Untuk mendapatkan kemudahan kredit hp tanpa dp cukup mudah dan bisa dilakukan secara online lewat aplikasi Kredivo. Kamu harus terlebih dulu melakukan pendaftaran dengan syarat Warga Negara Indonesia (WNI), berusia antara 18 sampai 60 tahun, berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon. Serta memiliki penghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Written by ULFAH FAUZIAH