Secangkir Motivasi Pagi Pembangkit Semangat

Secangkir Motivasi Pagi Pembangkit Semangat

Beberapa motivator sekelas David Schwartz, Stephen Covey, Norman Vincent Pale, dan yang lainnya mungkin pernah memberikan kata kata motivasi pagi tentang mindset. Sebelum membahas mindset lebih jauh, ada satu kisah menarik yang mungkin pernah Pembaca dengar.

Suatu hari, seorang pemuda mengunjungi sebuah kafe. Kebetulan, kafe itu tengah ramai oleh pengunjung. Menjumpai bagian panggung kecil kafe itu kosong, si pemuda segera berlari ke sana dan menyambar mikrofon. Aksinya tentu menuai perhatian.

Dia tidak memberikan motivasi pagi, tetapi menceritakan sebuah lelucon. Barangkali layak disebut stand up comedy. Seluruh pengunjung pun terpingkal-pingkal mendengar jokes-nya. Dia mengulang lelucon untuk yang kedua kali, hingga tiada seorang pun yang tertawa.

Sebagian pengunjung mulai berbisik-bisik, mencibir bahwa pemuda itu tak layak masih berdiri di atas panggung dengan lelucon yang sama sekali tidak menghibur. Pemuda itu berkata, “Kalau kalian tak bisa menertawakan lelucon yang sama, lantas mengapa kalian masih bisa menangisi masalah yang sama?”

Usai mengatakan itu, si pemuda meninggalkan kafe dan menyisakan para pengunjung yang menatap kepergiannya dengan terkejut sekaligus takjub.

See, do you get it? Sebagai manusia, kita diberi kendali penuh atas tubuh dan pikiran, berikut emosinya. Namun seringkali ketiga hal itu—emosi, pikiran, dan ego,  yang mengendalikan manusia.

Ketiga hal itu pula yang membuat manusia kerap menangisi masalah yang sama, terjatuh di lubang yang sama, serta tidak bisa melepaskan beban seringan kita tertawa lepas. Selain ketiga hal itu, mindset atau pola pikir memegang kendali yang kuat.

Apabila mindset telah dipenuhi oleh hal-hal negatif, jangan ragu untuk segera mengubah pola pikir menjadi lebih baik. Lihatlah sekeliling circle lingkungan sekitar, sebab hal itu juga dapat memengaruhi pola pikir dan menentukan siapa diri Anda.

Itulah mengapa Marcus Aurelius, seorang Kaisar Romawi sekaligus filosof Stoic, pernah memberikan motivasi pagi seputar mindset. “Saat nanti Kamu bangun di waktu pagi, maka pertama kali pikirkan apa saja yang membuat hari ini istimewa untuk hidup, berfikir, bernafas, menikmati, serta mencintai”.