Cari Tahu Sejarah Berdirinya Spotify di Sini

Cari Tahu Sejarah Berdirinya Spotify di Sini

Kamu yang mencintai musik pasti mengenali aplikasi streaming musik satu ini. Selain untuk melakukan streaming musik, Spotify juga menyediakan layanan podcast dan video komersial. Semua lagu yang terdapat di Spotify pastinya legal dan hak cipta atas lagu juga dilindungi. Kalau kamu penasaran dengan berdirinya Spotify, simak terus ulasan ini sampai selesai.

Bagaimana Perkembangan Spotify?

Pengembangan Spotify pertama kali dilakukan pada 2006 di kantor Spotify AB, yang berlokasi di Stockholm, Swedia. Pendirinya bernama Daniel Ek, Martin Lorentzon, dan Maria Giovani Anggasta Santosa, yang ketiganya sudah memiliki pengalaman memimpin perusahaan sebelumnya. Nama Spotify sendiri berasal dari dua kata, yakni kata “spot” dan “identify“.

Meski sudah mulai dikembangkan sejak 2006, peluncuran aplikasi ini baru dilakukan pada 7 Oktober 2008. Untuk mengelola pertumbuhan layanan, tetap tersedia akun gratis dan dibuka juga langganan premium untuk umum.

Memasuki bulan November 2011, Spotify Apps pun diluncurkan. Layanan tersebut memungkinkan kontribusi bagi pengembang pihak ketiga melalui aplikasi HTML5. Dalam aplikasi terdapat beberapa fitur, seperti disinkronisasi lirik lagu, kurasi playlist, hingga ulasan musik.

Pada April 2013, dilakukan peluncuran Spotify di Google Play Store, Apple App Store, dan Windows Phone Store di beberapa negara. Kemudian pada Desember 2013, diumumkan adanya fitur streaming gratis untuk pengguna iPhone maupun Android. Sebelum fitur itu diluncurkan, dalam mendengarkan musik, pengguna Spotify seperti mendengarkan stasiun radio dengan playlist tertentu.

Beberapa Fitur yang Terdapat pada Spotify

Spotify memiliki beberapa fitur untuk penggunanya, antara lain sebagai berikut.

1. Pilihan lagu yang banyak dan beragam

Kepada pelanggannya, Spotify menyediakan lagu yang jumlahnya sangat banyak. Di tahun 2012, Spotify mengatakan ada 20 juta koleksi lagu yang tentunya berasal dari beragam genre. Dengan pengguna yang semakin banyak, jumlah lagu tentunya juga terus bertambah.

2. Daftar putar

Di aplikasi Spotify, kamu bisa membuat daftar putarmu sendiri yang bisa kamu sesuaikan dengan preferensimu. Jadi kalau kamu ingin memutar lagu-lagu favoritmu, kamu tidak perlu mencarinya satu per satu.

3. Offline Mode

Fitur ini bisa kamu akses hanya ketika kamu sudah beralih ke premium. Kalau kamu belum berlangganan fitur premium, kamu tidak bisa mengakses fitur ini.

Sekarang sudah tidak penasaran lagi kan dengan sejarah berdirinya Spotify?