Pengertian Hukum dan Norma serta Hierarki Perundang-undangan di Indonesia

Pengertian Hukum dan Norma serta Hierarki Perundang-undangan di Indonesia

oleh Rani Setiani Sujana

Hukum dan norma merupakan dua hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Kedua hal tersebut saling berkaitan dan biasa disebut dalam satu kesatuan. Baik hukum maupun norma berperan dalam mengatur kehidupan manusia atau individu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk lebih memahami keterkaitan antara keduanya, hal yang harus dilakukan terlebih dahulu ialah memahami pengertian dari hukum dan norma itu sendiri. Tulisan ini akan menguraikan mengenai pengertian keduanya serta membahas mengenai hierarki hukum di Indonesia.

Hukum memiliki pengertian yang beragam karena memiliki ruang lingkup dan aspek yang luas. Hukum dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan, disiplin, kaedah, tata hukum, petugas (hukum), keputusan penguasa, proses pemerintahan, perilaku yang ajeg atau sikap tindak yang teratur dan juga sebagai suatu jalinan nilai-nilai. Hukum juga merupakan bagian dari norma, yaitu norma hukum.

Norma itu sendiri merupakan bahasa latin yang dapat diartikan sebagai suatu ketertiban, preskripsi atau perintah. Sistem norma yang berlaku bagi manusia sekurang-kurangnya terdiri atas norma moral, norma agama, norma etika atau kesopanan dan norma hukum. Norma hukum adalah sistem aturan yang diciptakan oleh lembaga kenegaraan yang ditunjuk melalui mekanisme tertentu. Artinya, hukum diciptakan dan diberlakukan oleh institusi yang memiliki kewenangan dalam membentuk dan memberlakukan hukum, yaitu badan legislatif. Hukum merupakan norma yang memuat sanksi yang tegas. Di Indonesia, istilah hukum digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menunjukkan norma yang berlaku di Indonesia. Hukum Indonesia adalah suatu sistem norma atau sistem aturan yang berlaku di Indonesia. Sistem aturan tersebut diwujudkan dalam perundang-undangan.

Pasal 7 UU No. 10 Tahun 2004 tentang tata urutan perundang-undangan, jenis dan hierarki perundang-undangan menyebutkan bahwa hierarki perundang-undangan Indonesia meliputi; pertama UUD 1945, yang merupakan peraturan negara atau sumber hukum tertinggi dan menjadi sumber bagi peraturan perundang-undangan lainnya. Kedua, UU/Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu), kewenangan penyusunan undang-undang berada pada DPR denga persetujuan bersama dengan presiden. Dalam kepentingan yang memaksa presiden bisa mengeluarkan Perpu. Ketiga, Peraturan Pemerintah (PP), yang berhak menetapkan PP adalah presiden. Dalam hal ini presiden melakukan sendiri tanpa persetujuan dari DPR. Keempat adalah Peraturan Presiden, di dalamnya berisi materi yang diperintahkan oleh undang-undang atau materi untuk melaksanakan peraturan pemerintah. Selanjutnya adalah Peraturan Daerah (Perda). Perda ini meliputi Perda provinsi, Perda kabupaten/kota dan peraturan desa atau peraturan yang setingkat. Adapun wewenang untuk menetapkan Perda berada pada kepala daerah atas persetujuan DPRD.

Pembahasan di atas telah menunjukan bahwa ada hubungan yang sangat dekat antara hukum dan norma. Dalam kehidupan sehari-hari, hukum Indonesia juga dianggap sebagai sistem norma yang berlaku di Indonesia yang mengatur kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

KEPUSTAKAAN

Bisri, I. (2004). Sistem Hukum Indonesia: Prinsip-prinsip dari implementasi hukum di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kelsen, H. (2002). Essay in legal & moral philosophy. (Terj. PT Alumni bekerja sama dengan Arief Sidharta). Bandung: PT Alumni.

Mubarak, Z., et al. (2008). Mata kuliah pengembangan kepribadian terintegrasi: buku ajar II manusia, akhlak, budi pekerti & masyarakat. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI.

Universitas Indonesia

23 Responses

  1. kun sumantri Says:

    cantike seberapa? sombong banget….. kalo berani kenalan nich sama cowok jelek….biar keliatan cuantik…

  2. Areista Micaila Ali Idrus Says:

    nggak chantiek kok pada geer banget?

  3. trie Says:

    makasih atas artikel nya ya…..

    aq jd bisa ngerjain tugas disekolah……

  4. Yonadrik Says:

    Bantu gue dong, apa sih yang menyebabkan orang memiliki kewenangan hukum yang berbeda satu sama lain ?

  5. rani.setiani Says:

    Kalo menurut gw, setiap orang memiliki kewenangan hukum yang berbeda satu sama lain karena adanya kepentingan yang berbeda dan status sosial yang berbeda. Meskipun sama dimata hukum, status sosial bisa membuat seseorang itu punya kewenangan hukum yang berbeda. Misalnya: Lurah memiliki kewenangan untuk mengeluarkan SKTM tetapi ketua RT tidak hal itu karena adanya perbedaan kedudukan yang beda sehingga hal kewenangannya pun berbeda.

  6. khairul an warr Says:

    itu sudah benar tapi masih ada kekurangan lagi, negara indonesia dalah negara yang banyak hukum dan UUD yang diperlakukan kepada penduduk indonesia bisa memberatkan sebelah karna ada hukum yang bertentangan dengan militer

  7. rani.setiani Says:

    iya, benar tuh kata bang kahirul anwar…^^

  8. Vincentia Martha Says:

    wah,bener banget, emank norma itu harus di taatin ya!HARUS

  9. CitiZen Says:

    maaf, saya mw bertanya neh.

    perbedaan antara hukum dan norma itu, terletak dimana ya? dan untuk ruang cakupan antara keduax tersebut sampai mana? apakah norma hanya mencakup utk lingkup sekitar saja (masyarakat/komunitas), dimana norma tidak seluas cakupan hukum yang mengatur negara kita?

    thanks ^_^

  10. Dedik Irawan Says:

    hai… lam kenal ja, artikelnya sangat bermanfaat tanks ya bu….

  11. tio Says:

    tolong dong dijelaskan bagaimana kita menjalankan norma dengan konsekuen dan mengapa ada norma yang dilanggar oleh masyarakat

  12. rani.setiani Says:

    okay… sama2

  13. rani.setiani Says:

    Kita menjalankan norma secara konsekuan artinya menjalankan dengan sepenuh hati, tidak setengah-setengah. Jadi, no matter what no matter where always stick to the rule. Orang yang konsekuen akan menjalankan norma yang dipegangnya dimanapun, kapanpun. Kenapa ada norma yang dilanggar masyarakat?? itu karena tidak semua norma itu bisa diterima oleh semua orang terutama di masyarakat pluralisme (beragam). Mereka menaati norma yang satu, namun melanggar yang lainnya. Hal ini karena mereka memilki latar belakang yang berbeda-beda, keinginan yang beragam, pola hidup yang selalu berubah seiring perkembangan zaman sehingga menyulitkan mereka untuk terus berpegang pada norma yang ada. Pelanggaran norma juga sering didentikan dengan globalisasi tan filter budaya sehingga arus globalisasi yang masuk ke dalam kehidupan masyarakat telah melanggar norma-norma yang ada. Thanks buat pertanyaannya….!!!!

  14. furqan_blade93@yahoo.co.id Says:

    kayak pap ma ke deh le nyoe ken ta tanyengt peulajara , nyoe nama jih ulok tepue………………………… bek bangai jeut ureung beh……………………………..”””””””””””’

  15. opik th Says:

    Asw. salam kenal. bagus juga essay nya.. tp, izin mengutip ya.. maklum dikejar tugas.. semoga tetap exist n bermanfaat untuk orang lain.. trims. Was..

  16. pop Says:

    mlm,, saya mau tanya apakah hukum tata negara itu sama dengan hierarki perundang – undangan? atau bukan.. dijelaskan ya.. thanks..

  17. repluca tag heuer watches Says:

    Miss Sujana s notes Pengertian Hukum dan Norma serta Hierarki Perundang undangan di IndonesiaI bookmarked it.2010-6-7

  18. cartier Says:

    Miss Sujana s notes Pengertian Hukum dan Norma serta Hierarki Perundang undangan di IndonesiaGreat. found your site on del.icio.us 2010-6-7

  19. ballon blue de Says:

    Miss Sujana s notes Pengertian Hukum dan Norma serta Hierarki Perundang undangan di Indonesiabest post. I has been collection in my blog.2010-6-7

  20. breitling navitimer replica Says:

    Miss Sujana s notes Pengertian Hukum dan Norma serta Hierarki Perundang undangan di IndonesiaI completely agree with the above comment,2010-6-7

  21. dropshipers Says:

    Had i not stumbled onto this blog, I wouldn’t know what i know now. I’m definitely bookmarking this for future reference and sharing it with my friends. Thanks so much for the info here.

  22. dropship wholesale Says:

    Cool blog! I dont think Ive seen all the angles of this subject the way youve pointed them out. Youre a true star, a rock star man. Youve got so much to say and have a lot of knowledge about the subject that I think you should just teach a class about it…HaHa!

  23. hertiana Says:

    mohon ijin untuk dijadikan referensi ya :) note’nya sangat membantu