Bebas

Masuk Jurusan Kesehatan Masyarakat, Pilihan Tepat !!!!

Banyak mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat yang menganggap masuk di jurusan kesehatan masyarakat merupakan sebuah pilihan yang masih abu-abu. Bagaimana tidak, jurusan ini masih kalah eksisnya dengan pendidikan kesehatan lainnya seperti pendidikan kedokteran, farmasi, keperawatan serta kebidanan. Sehingga sering mendengar banyak mahasiswa yang merasa tersesat masuk dalam fakultas ini. Tak dapat dipungkiri, pada perkuliahan akhir tahun pertama banyak mahasiswa yang mencoba untuk kembali peruntungannya di SBMPTN. Namun permasalahan terjadi ketika si Mahasiswa tidak juga diterima di Fakultas impiannya terdahulu, hal ini akan menjadi sebuah masalah khususnya bagi mahasiswa tersebut dikarenakan akan terus merasa dirinya tersesat di FKM dan membuat dirinya terus menyesali keadaan sehingga tidak akan membuat dirinya dapat berkembang.

 

Memiliki perasaan tersesat di Fakultas Kesehatan Masyarakat semata-mata hanya ketidak-tahuan terkait dinamika dunia kesehatan masyarakat yang begitu memiliki peluang besar dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Peluang besar ini dapat kita lihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2005-2025 dalam sektor kesehatan yang lebih mengarah dalam penguatan upaya promotif (promosi kesehatan) dan preventif (pencegahan penyakit), kedua pendekatan ini identik dengan pendekatan ilmu kesehatan masyarakat, sedangkan upaya kuratif (pengobatan) semakin kecil tingkat prioritasnya. Hal ini tergambarkan dalam infografis sebagai berikut

IMG_20150225_073604

 

Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa upaya preventif dan promotif (area merah) terus mengalami pelebaran seiring bertambahnya tahun, sedangkan kuratif (area hijau) akan terus mengalami pengerucutan seiring bertambahnya tahun. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membagun kesehatan bangsa dengan pendekatan mindset kesehatan masyarakat. Bukti dari keseriusan pemerintah terimplementasi dalam penguatan fungsi Puskesmas dalam sektor sumber daya manusia, kemampuan teknis dan manajemen puskesmas, peningkatan pembiayaan, sistem informasi puskesmas dan pelaksanaan akreditasi puskesmas. Bukti keseriusan pemerintah dalam penguatan fungsi puskesmas ini tertuang dalam Rencana Strategis Kementrian Kesehatan tahun 2015-2019. Hal yang menarik dalam renstra tersebut adalah adanya penguatan sumberdaya manusia di Puskesmas, terdapat 5 jenis tenaga kesehatan yang menjadi prioritas dalam penguatan sumber daya manusia, yakni tenaga kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, tenaga gizi, tenaga kefarmasian dan analis kesehatan. Jenis tenaga kesehatan yang termasuk dalam kelompok tenaga kesehatan masyarakat terdiri atas epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga.

 

Tak hanya dari sektor pemerintah saja yang melakukan upaya perbaikan kesehatan dengan pendekatan mindset kesehatan masyarakat, banyak Non Goverment Organization (NGO) atau yang serig kita kenal Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki proyek pembagunan kesehatan masyarakat melalui upaya promosi kesehatan salah satunya.

 

So.. Masih ragu masuk Jurusan Kesehatan Masyarakat yang memiliki peluang besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat nantinya !!!!

 

Salam Sehat

Purwo Setiyo Nugroho, S.KM.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

2 pemikiran pada “Masuk Jurusan Kesehatan Masyarakat, Pilihan Tepat !!!!

Komentar ditutup.