Bebas

SKM Ujung Tombak Upaya Kesehatan Masyarakat “Seberapa Penting Pendidikan Profesi Bagi SKM?”

Pembangunan kesehatan merupakan pilar penting dalam kemajuan suatu negara, sebab salah satu poin dalam indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah kesehatan. Pembangunan kesehatan di Indonesia dilakukan dengan dua cara yakni Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Upaya Kesehatan Masyarakat lebih menguatamakan pendekatan pada kemandirian komunitas untuk menyelesaikan suatu permasalahan kesehatan. Dalam melakukan pemberdayaan masyarakat perlu adanya sebuah keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kesehatan khususnya penggerak Public Health dalam merubah perilaku masyarakat untuk melakukan perilaku sehat. Dalam upaya merubah perilaku masyarakat, merupakan tantangan besar bagi penggerak Public Health, sebab merubah perilaku masyarakat perlu adanya upaya yang kontinyu.

Perlu adanya keterampilan yang hanya dimiliki oleh seorang penggerak Public Helath, dalam hal ini kemampuan pemberdayaan masyarakat dan penggerakan masyarakat untuk hidup sehat. Maka dari itu perlu adanya pendidikan profesi Public Health yang mengarah pada keterampilan Upaya Kesehatan Masyarakat. Pendidikan Profesi merupakan jenjang pendidikan keahlian setelah pendidikan sarjana. Sebagai contoh, ciri khas dalam keterampilan upaya rehabilitasi dimiliki oleh Keperawatan yang yang dicapai melalui pendidikan profesi Ners, keterampilan upaya pengobatan dimiliki oleh dokter umum yang dicapai melalui pendidikan Coass nya dan keterampilan upaya kesehatan gigi dimiliki oleh dokter gigi yang dicapai melalui pendidikan Coass nya. Dengan adanya pendidikan profesi ini maka akan menciptkan tenaga kesehatan masyarakat yang terampil dalam melakukan Upaya Kesehatan Masyarakat.

Pendidikan Public Health di Indonesia diawali dengan adanya pendidikan SKM (Sarjana Kesehatan Masyarakat) yang bernaung dibawah Fakultas Kesehatan Masyarakat maupun Program Studi Kesehatan Masyarakat. Tak dapat dipugkiri bahwa pendidikan kesehatan masyarakat saat ini lebih mengarah pada pendidikan akademik, maka banyak dilahirkan ilmuwan-ilmuwan kesehatan masyarakat. Dalam pendidikan akademik ini hanya diajarkan ilmu-ilmu kesehatan masyarakat saja, namun belum diajarkan keterampilan dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat secara komperhensif. Maka banyak orang yang menguasai ilmu akademik kesehatan masyarakat dari berbagai profesi, mulai dari dokter, perawat bidan dsb. Keterampilan kesehatan masyarakat ini perlu dimunculkan pada pendidikan kesehatan masyarakat secara sistematis melalui pendidikan profesi.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail