Ciri-ciri dan Fungsi Pembuluh Darah Arteri

Pada kesempatan ini, kita akan membahas mengenai pembuluh darah. Ada 3 jenis pembuluh darah pada manusia ada pembuluh darah arteri, kapiler, dan vena.

Dan pada kesempatan ini kita akan bahas salah satunya yaitu pembuluh darah arteri.

[toc]

Tuhan menciptakan tiap umatnya dengan beragam kelebihan dan kekurangan, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, dengan berbagai kegunaan.

Ular yang memiliki sisik pada tubuhnya, membantunya untuk bergerak di bidang datar. Unta diberi punuk guna menyimpan air dan asupan nutrisi agar bertahan hidup di gurun yang gersang.

Begitu pula manusia dengan berbagai panca indra dan organ tubuh yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan sehari-hari.

Tubuh manusia terdiri dari berbagai organ yang memiliki fungsinya masing-masing, yang bekerja dengan teratur guna menunjang kegiatan kita sehari-hari.

Fungsi dan siklus yang terjadi di dalam organ dapat berjalan normal apabila kebutuhan nutrisi dan zat-zat penting penunjang tubuh terpenuhi.

Nutrisi dan zat-zat disalurkan ke seluruh organ sesuai dengan kebutuhannya melalui aliran darah.

Bagaimana caranya?

Pemenuhan kebutuhan nutrisi dan zat-zat penting ke seluruh organ tubuh merupakan salah satu fungsi dari sistem peredaran darah manusia, dengan darah sebagai komponen utama sistem yang rumit ini.

Dalam menyalurkan nutrisi, darah tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh pembuluh darah sebagai medium penyebaran nutrisi.

Pembuluh Darah Arteri, Kapiler, dan Vena
Pembuluh Darah Arteri, Kapiler, dan Vena

Pembuluh darah terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah pembuluh darah arteri.

Apa itu pembuluh darah arteri? Bagaimana organ ini bekerja? Pada artikel kali ini, kami akan membahas definisi, fungsi, dan jenis-jenis pembuluh darah arteri.

Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

1. Pengertian Pembuluh Darah Arteri

Pembuluh darah arteri adalah salah satu jenis pembuluh darah di tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk membawa darah dengan tinggi oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.

Dengan fungsinya ini, pembuluh arteri memiliki fungsi yang sangat penting untuk kehidupan manusia.

Oksigen yang secara teratur tersedia dalam pembuluh darah arteri membantu manusia untuk tetap sadar penuh ketika menjalani kegiatan sehari-hari.

2. Ciri-Ciri Pembuluh Darah Arteri

Ciri-ciri Pembuluh Darah Arteri
Ciri-ciri Pembuluh Darah Arteri

Pembuluh arteri memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki tekstur yang lebih tebal dibandingkan pembuluh lainnya. Memiliki dinding pembuluh yang terdiri dari tiga lapis. Lapisan terluar memiliki bentuk sel otot yang elastis, lapisan kedua atau lapisan tengah memiliki bentuk sel otot polos, sedangkan lapisan terdalam atau lapisan ketiga berbentuk sel dengan dinding tipis.
  • Pembuluh darah yang berdinding tebal, elastis dan kuat.
  • Hanya memiliki satu katup, dimana pangkal pembuluh darah terletak di dekat jantung, di luar bilik, yakni valvula semilunaris.
  • Saat diraba, denyutnya dapat dirasakan dengan jelas.
  • Tekanan darah yang melewati pembuluh arteri umumnya kuat.
  • Berada di bagian dalam tubuh.
  • Apabila terluka, maka darah akan memancar.
  • Membawa darah bersih.

3. Fungsi Pembuluh Darah Arteri

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pembuluh darah arteri memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh manusia.

Pembuluh darah arteri memiliki fungsi untuk menyalurkan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.

Tidak adanya oksigen pada siklus peredaran darah manusia akan menimbulkan berbagai kemunduran fungsi dan tugas organ-organ lain di dalam tubuh.

Kemunduran ini kemudian dapat menimbulkan berbagai penyakit kronis, dan yang paling buruk, hingga menyebabkan kematian.

Fungsi lain dari pembuluh darah arteri adalah kinerjanya untuk memompa darah keluar dari jantung melalui pembuluh aorta.

Aorta adalah salah satu cabang arteri yang memiliki struktur yang lebih kecil dan menyebar di seluruh tubuh. Saat jantung memompa komponen darah, dinding otot arteri akan otomatis mengembang dan terisi darah.

Ketika jantung dalam posisi relaksasi, pembuluh darah arteri akan mengencang dalam kekuatan cukup kuat guna mendorong darah ke seluruh tubuh, hingga mencapai sirkulasi darah yang efisien.

Oksigen yang dibawa pembuluh darah arteri ke seluruh tubuh sangat membantu organ-organ lain untuk tetap segar dan berfungsi dengan baik.

4. Jenis Pembuluh Darah Arteri

Seperti yang telah disinggung pada fungsinya, pembuluh darah terdiri dari berbagai jenis yang saling mendukung kinerja satu sama lain. Jenis-jenis pembuluh darah arteri antara lain:

  1. Arteri Pulmonalis, jenis pembuluh darah arteri yang dilewati oleh darah dari bilik jantung ke paru-paru. Pembuluh arteri pulmonalis membawa darah kaya karbon dioksida yang nantinya akan dibawa ke paru-paru.
  2. Aorta, apabila arteri pulmonalis membawa darah kaya karbon dioksida, pembuluh aorta membawa darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh aorta merupakan pembuluh yang paling besar dalam tubuh manusia.
  3. Arteri Sistematika, jenis pembuluh arteri yang membawa darah ke arteriol, lalu ke pembuluh darah kapiler, sebagai tempat oksigen dan nutrisi dikeluarkan.
  4. Arteriol, jenis pembuluh nadi atau pembuluh arteri terkecil dan berkaitan dengan pembuluh kapiler.

5. Letak Pembuluh Darah Arteri

Sebagai salah satu pendukung organ yang memiliki fungsi penting dalam siklus kinerja organ manusia, letak pembuluh darah arteri dapat dibagi menjadi dua bagian. Yakni pembuluh darah arteri di lengan dan pembuluh darah arteri di kaki. Berikut penjelasannya!

  • Pembuluh Darah Arteri di Lengan

Pembuluh darah arteri yang terletak di lengan atau dapat disebut pembuluh darah arteri di ekstermitas atas sejatinya kelanjutan dari arteri subklavia yang ada pada bagian kepala.

Pembuluh Darah Arteri Brakialis
Pembuluh Darah Arteri Brakialis

Pada saat arteri memasuki bagian axilla atau ketiak, maka arteri akan berubah nama menjadi arteri brakialis. Transisi tersebut terjadi pada letak batas inferior otot teres major.

Setelah melewati bagian tersebut dan sendi siku, maka nama arteri berubah menjadi arteri radialis dan ulnaris.

  • Pembuluh Darah Arteri di Kaki

Pembuluh darah arteri yang terletak pada kaki dapat disebut dengan pembuluh arteri di ekstremitas bawah.

Dari jenis-jenis pembuluh darah arteri yang telah disebutkan sebelumnya, selanjutnya jenis tersebut bercabang-cabang menjadi banyak bagian yang tersebar di seluruh tubuh.

Lokasi Pembuluh Darah Arteri di Kaki
Lokasi Pembuluh Darah Arteri di Kaki

Pembuluh darah arteri yang ada di bagian kaki antara lain arteri femoral, arteri popliteal, arteri anterior tibial, arteri posterior tibial, arteri peroneal, arteri dorsalis pedis dan plantar arch.

6. Perbedaan Pembuluh Arteri dan Vena

  • Berdasarkan Fungsi

Dari segi fungsi, arteri adalah pembuluh darah yang menyalurkan darah kaya dengan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.

Sedangkan, pembuluh vena memiliki fungsi untuk mengembalikan darah hasil metabolisme atau yang sudah tidak mengandung oksigen kembali ke jantung.

  • Berdasarkan Katup

Faktor satu ini merupakan faktor paling penting untuk membedakan pembuluh arteri dan pembuluh vena.

Pembuluh vena mempunyai katip yang berguna untuk mencegah darah mengalir ke arah yang salah.

Di sisi lain, pembuluh arteri tidak mempunyai katup karena darah yang melewati pembuluh tersebut hanya mengalir satu arah.

Katup paling utama untuk pembuluh vena terletak di bagian tangan dan kaki.

Katup pada dua bagian tubuh tersebut memiliki fungsi untuk ‘menutup akses’ agar darah yang telah dibawa naik ke jantung, tidak turun ke jaringan dan organ lain akibat adanya gaya gravitasi.

Di sisi lain, arteri sebagai penyalur darah yang kaya akan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh tidak memerlukan katup tersebut karena hanya mengalir satu arah.

  • Berdasarkan Percabangan

Pembeda terakhir dari pembuluh arteri dan pembuluh vena adalah percabangan masing-masing pembuluh.

Pembuluh arteri yang terbesar diberi nama aorta. Dari pembuluh aorta ini, darah yang mengandung banyak oksigen disalurkan ke seluruh tubuh melalui cabang-cabang pembuluh yang akan terus mengecil.

Selain itu, pembuluh arteri dan cabang-cabangnya juga memberi asupan oksigen dan asupan darah ke berbagai organ serta jaringan pada tubuh.

Di sisi lan, pembuluh vena tidak mempunyai banyak percabangan.

Pembuluh vena yang menjadi tempat aliran darah tanpa kandungan oksigen dari bagian kepala dan tangan ke jantung, dinamakan vena cava superior.

Sedangkan pembuluh vena yang mengalirkan darah tanpa oksigen dari perit dan kaki, disebut vena cava inferior.

7. Gangguan pada Pembuluh Darah Arteri

Kolesterol, Salah Satu Gangguan pada Pembuluh Darah Arteri
Kolesterol, Salah Satu Gangguan pada Pembuluh Darah Arteri

Referensi lainnya: 5 Obat Rekomendasi Penurun Kolesterol

  • Trombosis Arteri

Sebuah kondisi penyumbatan pembuluh darah arteri yang terbentuk secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat mengganggu aliran darah ke organ-organ lain dan dapat memicu munculnya penyakit kronis lainnya, sehingga harus segera ditangani.

  • Aterosklerosis

Sebuah kondisi terjadinya penumpukan kolesterol atau plak pada dinding pembuluh darah. Adanya penumpukan yang terjadi di otak, leher atau jantung selanjutnya dapat menjadi pemicu penyakit stroke, hingga serangan jantung.

  • Arteri Koroner

Sebuah kondisi lanjutan aterosklerosis yang dapat menjadi pemicu serangan jantung.

  • Stroke

Penyakit stroke dapat muncul ketika kondisi suplai darah ke otak terhenti. Kondisi ini dipicu adanya gumpalan darah muncul secara tiba-tiba di bagian pembuluh arteri yang berfungsi mengalirkan darah ke otak, atau ketika adanya kondisi arteri di bagian otak pecah.

  • Serangan Jantung

Sebuah kondisi yang dipicu oleh gumpallan darah yang terbentuk tiba-tiba pada pembuluh arteri. Serangan jantung termasuk dalam kategori darurat medis yang harus segera ditangani oleh tenaga medis dalam kurun waktu yang terbatas.