Hal-Hal yang Berpengaruh Terhadap Besaran Premi Asuransi Jiwa

Hal-Hal Yang Mempengaruhi Besaran Jumlah Premi

Sekarang ini memiliki asuransi bukan hanya menjadi kebutuhan masyarakat menengah ke atas namun sudah menjadi kebutuhan dan hak setiap orang terutama pekerja. Dengan asuransi, Anda atau keluarga akan mendapatkan uang pertanggungan jika terjadi suatu hal yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sesuai dengan polis yang disepakati.

Untuk mendapatkan berbagai jenis penawaran asuransi pun kini semakin mudah, cukup buka saja di internet kemudian lakukan pencarian dengan kata kunci asuransi dan hasilnya pun dalam sekejap muncul di pencarian. Namun untuk memilih dan membeli asuransi online dari satu diantara begitu banyaknya hasil yang muncul tentu tidaklah mudah. Diperlukan kejelian dalam mencermati bagaimana Terms of Service yang ditawarkan, terutama jika menyangkut masalah premi atau iuran serta manfaat yang sedianya diberikan oleh perusahaan tersebut kepada nasabah.

Asuransi bisa memberikan perlindungan akan banyak hal, seperti aset yang dimiliki hingga asuransi jiwa untuk kematian. Uang pertanggungan asuransi jiwa tersebut disesuaikan dengan premi asuransi yang dibayarkan tertanggung kepada perusahaan asuransi. Besaran premi asuransi jiwa bisa beragam antara satu perusahaan asuransi dan lainnya karena disesuaikan dengan kondisi Anda dan besar uang pertanggungan yang diinginkan.

Salah satu perusahaan asuransi jiwa terbaik yang ada di Indonesia adalah Ilovelife yang mana perusahaan ini menawarkan premi asuransi dengan benefit atau manfaat yang begitu banyak dengan premi yang terbilang cukup rendah. Premi ini memang banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Selain karena kebijakan perusahaan asuransi sendiri, ada beberapa faktor lain yang juga ikut turut serta dalam menentukan besaran premi yang harus dibayarkan setiap bulan atau tahunnya. Berikut ini adalah faktor-faktor yang menjadi penentu besarnya premi yang harus dibayarkan oleh tertanggung pada asuransi jiwa:

  1. Kondisi kesehatan tertanggung.
    Sebelum membuat kesepakatan, perusahaan asuransi akan menanyakan dan mengecek kondisi kesehatan calon tertanggung. Jika ada penyakit bawaan yang sudah diderita oleh tertanggung maka biaya premi akan lebih besar termasuk penyakit kronis yang dimiliki oleh keluarga. Obesitas juga termasuk dalam kondisi yang akan menambah premi.
  2. Kebiasaan dan gaya hidup tertanggung.
    Bagi calon tertanggung yang memiliki kebiasaan beresiko terkena cedera atau penyakit tertentu juga akan menambah mahal premi. Misalnya calon tertanggung yang memiliki kebiasaan merokok, suka minum minuman keras, workaholic hingga begadang juga mempengaruhi besaran premi asuransi jiwa.
  3. Pekerjaan dan hobby.
    Semakin besar resiko pekerjaan maupun hobby yang dimiliki akan semakin menambah biaya premi. Seseorang yang pekerjaannya sebagai pemadam kebakaran akan memiliki premi lebih mahal dibandingkan seseorang yang bekerja di kantor. Begitu juga pemilik hobi paralayang atau pendaki gunung akan memiliki premi yang lebih besar.
  4. Usia.
    Semakin dini seseorang mendaftarkan dirinya sebagai tertanggung pada asuransi jiwa, akan semakin terjangkau biaya premi yang harus dibayarkan dibandingkan jika mendaftarkan diri saat sudah berusia tua.

Dari uraian di atas, jelas bahwa semakin besar resiko yang dimiliki seseorang akan membuat biaya premi asuransi jiwa yang harus ia bayarkan menjadi semakin besar. Namun seringkali seseorang memilih asuransi jiwa hanya berdasarkan preminya saja, padahal jika Anda memiliki resiko-resiko di atas dan perusahaan asuransi bisa memberikan premi murah, berarti bisa jadi uang pertanggungan yang nantinya diberikan jika hal yang ditanggung terjadi, akan lebih sedikit dibandingkan asuransi yang memberi premi lebih besar.

Bagi Anda yang ingin membeli asuransi jiwa, dalam memilih besaran premi, perlu melihat uang pertanggungan yang nantinya bisa diberikan kepada ahli waris jika Anda meninggal dunia. Biaya pertanggungan ini tentu bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, misalnya sebagai dana penunjang pendidikan anak, untuk renovasi rumah, modal usaha dan lain sebagainya.

Dari sisi nominal tentu semakin besar akan semakin baik, namun tetap sesuaikan premi dengan kemampuan membayar dan sesuaikan uang pertanggungan dengan kebutuhan di masa depan.

Dengan lebih jeli dalam memilih, membeli asuransi online dengan pertimbangan besaran premi yang akan Anda ambil, bukan saja akan memudahkan Anda untuk melakukan pembayaran namun juga memberikan Anda dan keluarga peluang untuk mendapatkan uang pertanggungan yang sesuai dengan kebutuhan di masa mendatang. Selain melihat premi yang ditetapkan, perhatikan juga kredibilitas perusahaan asuransi agar Anda mudah melakukan klaim dan mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Cari tau lebih banyak mengenai asuransi di laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan informasi yang valid via url berikut: https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/Pages/Asuransi.aspx