Tips dan Contoh CV yang Baik dan Benar untuk Fresh Graduate

Membuat CV yang baik dan benar adalah kewajiban bagi semua orang, tak terkecuali kalangan fresh graduate. Mengingat gampang gampang susah, maka Anda perlu mengikuti sejumlah tips dan melihat contoh CV yang dibuat dengan apik. Simak di sini!

Model Curriculum Vitae (CV) yang baik dan benar adalah langkah pertama Anda untuk mengamankan pekerjaan impian. Meski terdapat banyak saran di luar sana, namun satu hal yang perlu dipikirkan yakni setiap resume dibuat berbeda sesuai jenis kerja dan perusahaan.

Khusus bagi kalangan first job atau fresh graduate, CV bisa jadi hal penting untuk memulai semua hal. Tak sedikit pihak HRD dari perusahaan yang melakukan seleksi penerimaan kerja secara ketat bahkan sejak tahap pertama, yakni peninjauan lewat resume.

Sebagai langkah pembuatan yang baik, tentu Anda harus melihat dan mencocokkan contoh CV sesuai kebutuhan. Tak perlu khawatir, meski ini adalah pengalaman pertama, Anda tentu mampu bersaing dengan kompetitor lain. Ini dia tips dan contoh CV yang baik!

Tips dan Contoh CV untuk Fresh Graduate

Mencantumkan Nilai dan Pengalaman saat Sekolah

Contoh CV yang ideal pertama adalah mencantumkan nilai dan pengalaman saat duduk di bangku sekolah. Baik lulusan terakhir kuliah atau SMA, hasil akademis terbilang penting agar pihak perusahaan dapat menilai kiprah Anda semasa kuliah.

Ikut serta dalam kegiatan ekstra apa pun saat di sekolah juga bisa menjadi cara yang bagus sebagai gambaran tingkat komitmen diri. Sertakan detail-detail seperti ini di CV sebagai upaya menunjukkan motivasi, dedikasi dan kemauan untuk bekerja keras sampai berhasil.

Pilih Format yang Tepat

Hal selanjutnya yang perlu ketahui tentang contoh CV ideal adalah mengikuti format untuk kebutuhan tertentu. Setiap jenis punya kebutuhan berbeda, contohnya resume kronologis yang mengulas secara runtun dan menekankan riwayat pekerjaan pelamar.

Mulailah dengan daftar pengalaman profesional Anda, misalkan menjabarkan riwayat magang dan kegiatan kampus seperti organisasi mahasiswa. Buat kasus lain, semisal hendak melamar ke agensi digital atau media, buatlah resume yang menonjolkan aspek kreatif diri Anda.

Anda masih bisa menambahkan semacam bagian riwayat pekerjaan ke CV berbasis keterampilan, itu akan ditempatkan di bagian bawah daripada di bagian atas halaman.

Tak Masalah dengan Hobi dan Minat

Baik sebagai fresh graduate ataupun pekerja dengan pengalaman profesional lebih dari 2 tahun, mencantumkan hobi dan minat masih menjadi upaya yang relevan. Justru dengan data yang satu ini, pihak perusahaan seperti HRD akan lebih mudah dalam menggambarkan diri Anda.

Sebagai contoh, jika Anda senang traveling, maka cantumkan hal tersebut. Berdasarkan aspek psikologis, konon orang yang gemar bepergian memiliki sifat adaptif alias mampu menyesuaikan dengan lingkungan baru secara cepat. Hal ini berlaku buat hobi dan minat positif lainnya.

Isilah dengan Jujur

Ingat, berbohong pada CV adalah cara yang buruk dan tak dianjurkan. Mungkin Anda ingin terlihat baik, namun sejatinya kebiasaan manipulasi data diri lamaran kerja bisa menjadi batu sandungan yang bakal menjegal suatu saat nanti!

Sekalipun tak ketahuan hari ini atau dalam waktu dekat, CV yang berisi kebohongan pasti akan tercium. Resume profesional tak hanya berisi soal penggarapan dengan baik, namun juga isi yang jujur dan apa adanya. Biasakan untuk selalu jujur pada diri sendiri dan pihak perusahaan.

Itu tadi tips dan contoh CV ideal yang harus diterapkan oleh kalangan fresh graduate. Teruslah berusaha dan jangan menyerah dengan keadaan. Selamat mencoba!