September Start.

Cerita Semasa MahasiswaComments are off for this post.

You Are Here:September Start.

Liburan. Kata itu adalah kata yang saya dan segenap angkatan se-SMA saya impikan setelah kelulusan kami dari bangku SMA yang notabene tanpa UN. Pandemi yang ternyata telah memberikan kami waktu ngorok yang banyak, disaat tulisan ini saya tulis, ternyata akan berbalik menjadi waktu kesibukan kembali. Ya, Kamis, 03 September 2020.

Saat saya menulis tulisan ini, saya berada di kampung saya, Kerajaan Negeri Liang. Maklum, Provinsi Maluku dikenal sebagai “Negeri para Raja-Raja”, dimana desa-desa yang ada di provinsi ini mostly dipimpin oleh seorang monarch. Contohnya desa saya ini, dimana sesuai dengan adat istiadat dan hukum kerajaan, yang berhak menjadi seorang raja adalah yang bermarga/famili Samual. (Cek nama lengkap saya 🙂 )

Saat ini saya baru saja mengikuti acara aqiqah anak dari salah satu om saya, yang seperti biasa diisi dengan tahlilan dan juga tradisi lempar koin, atau yang saya istilahkan “Gaji 13 anak-anak desa”. Saya sebenarnya ingin memperkenalkan budaya daerah saya dengan lebih mendalam. Bahkan, saya juga sedang mempelajari bahasa daerah sendiri, karena saya tidak dibiasakan berbicara dengan bahasa daerah. Au pamane (Saya makan), dari dulu tak saya pahami, padahal saya dikenal suka makan banyak, hehe.

Tahlilan.
Keseruan itu sederhana. Tergantung bagaimana Anda memaknainya.

“Itu uang koin ada brapa?”, “1 juta”, “Wuih banya ee, sadis lai”. Maklum, saya heran darimana mereka bisa menukarkan uang kertas dengan koin sebanyak satu juta rupiah. Kelucuan pastinya ada, disaat banyak sepupu-sepupu jauh saya yang “berperang habis-habisan” demi uang yang dapat mereka gunakan, entah untuk membeli pulsa data internet, atau untuk membeli berbagaj add-on game Free Fire yang sedang hits di kampung ini.

Namun, setelah saya menikmati makan siang saya (2 piring saya lahap habis), dan sedikit beristirahat, tiba-tiba ada pesan LINE yang masuk di smartphone saya, mengenai kegiatan PKKMB UI 2020 yang pastinya, dilaksanakan secara daring (online).

Wah! Waktunya telah tiba saudara-saudari sekalian! Jalan pertama saya di rangkaian perjalanan kuliah saya sesaat lagi akan segera dimulai. “Tapi fakultas lain tugasnya banyak juga ya, ini fakultas teknik gimana coba?”, kita lihat saja di esok hari. Banyak yang berkata bahwa ini saatnya kesibukan kembali menerpa. Anehnya, disaat saya rindu dengan suasana kelas SMA, rasanya saya baru sadar bahwa a new class, a new life, a new chapter, these are going to start really soon.

“Waktu itu terasa cepat, tapi terkadang akan terasa lambat saat Anda menyadari betapa cepatnya waktu.” – Gill, 03 September 2020.

About the author:

Top