deric

Pengumuman Hasil SBMPTN 2019, Cek Nama Kamu di Sini

 Bebas  Komentar Dinonaktifkan pada Pengumuman Hasil SBMPTN 2019, Cek Nama Kamu di Sini
Sep 262019
 

Pengumuman Hasil SBMPTN 2019, Cek Nama Kamu di Sini

Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) baru saja resmi mengumumkan nama peserta yang lolos menjadi mahasiswa di PTN. Total ada 85 Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia yang akan menampung mereka.

Pada tahun ini terdapat 714.652 peserta yang mendaftar SBMPTN. Dari

perserta yang dinyatakan lulus, terdiri atas nonbidikmisi sebanyak 119.777 orang dan bidikmisi 48.965 orang.

Secara keseluruhan peserta yang diterima hanya 168.742 orang. Setara dengan 23,61 persen. Rinciannya, kategori Non-Bidikmisi jumlah pendaftar 541.339 orang. Diterima hanya 119.777 peserta. Sedangkan untuk kategori Bidikmisi dari 173.313 pendaftar, yang diterima 48.965 peserta.

Selain itu untuk SBMPTN 2019 terdapat 2.047 pendaftar dari kelompok

disabilitas. Rinciannya, 48 tunanetra, 1.003 tunarungu, 927 tunawicara, dan 69 tunadaksa. Jumlah yang diterima untuk kelompok disabilitas 364 peserta.
Menghilangkan komedo selamanya cukup dengan cara ini! Bukan cuman kulit yang bermasalah ternyata
Cukup lakukan setiap hari di malam hari
Setelah beberapa kali penggunaan teratur, ini yang keluar
Kenali sejak dini tanda-tanda terserang parasit dalam tubuh
Rambut rontok teratasi hanya dengan sekali penggunaan….
Hanya terbuat dari bahan alami yang membantu memelihara akar rambut !
Ditemukan, ramuan jitu untuk menumbuhkan anak rambut!!


Cukup lakukan ini dirumah…

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, bagi peserta yang dinyatakan lulus harap segera melihat kelengkapan syarat persyaratan administrasi. Termasuk juga dengan
ketentuan, prosedur, dan jadwal registrasi pada laman resmi PTN penerima masing-masing.

Bagi peserta Bidikmisi yang dinyatakan lulus akan ada verifikasi dan

seleksi kelayakannya sebagai mahasiswa penerima bantuan Bidikmisi sesuai dengan kuota. “Selamat bagi yang diterima,” pungkasnya.

Bagi peserta SBMPTN yang ingin mengetahui namanya lolos atau tidak, cek nama kamu DI SINI.

Baca Juga :

 Posted by at 18:34

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

 Bebas  Komentar Dinonaktifkan pada Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru
Sep 262019
 

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa akan digunakan untuk membenahi kualitas sekolah negeri. Termasuk belum meratanya sarana dan prasarana serta persebaran guru.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano menuturkan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan seluruh kepala dinas dari 34 provinsi.

Dalam rakor tersebut, Mendikbud Muhadjir Effendy meminta segera dilakukan pemerataan guru per zona bagi sekolah negeri. “Jangan terjadi penumpukan guru PNS dan sudah bersertifikat di salah satu sekolah. Harus disebar ke sekolah yang ada di zona,” ungkapnya kemarin (23/6).

Harapannya, semua sekolah memiliki mutu baik. Sejauh ini yang sudah melakukan distribusi guru per zona adalah Provinsi Kalimantan Utara. “Rencananya kami mengadakan rakor bersama Kemendagri, Men PAN-RB, BKN, provinsi, dan kabupaten/kota,” ujar Supriano. Pertemuan tersebut akan membicarakan kebutuhan guru di setiap daerah.
FRUSTRASI: Eliza Ernawati (kanan) dan Holida sempat mengadukan sistem zonasi PPDB kepada Presiden Jokowi yang menghadiri pernikahan putri Rais Am PB NU KH Miftachul Akhyar di Surabaya. (Dimas Maulana/Jawa Pos)
Menghilangkan komedo selamanya cukup dengan cara ini! Bukan cuman kulit yang bermasalah ternyata
Cukup lakukan setiap hari di malam hari
Setelah beberapa kali penggunaan teratur, ini yang keluar
Kenali sejak dini tanda-tanda terserang parasit dalam tubuh
Rambut rontok teratasi hanya dengan sekali penggunaan….
Hanya terbuat dari bahan alami yang membantu memelihara akar rambut !
Ditemukan, ramuan jitu untuk menumbuhkan anak rambut!!
Cukup lakukan ini dirumah…

Sistem zonasi memang dipakai pemerintah untuk memetakan masalah pendidikan dalam lingkup yang lebih kecil. Dengan begitu, persoalan akan mudah diketahui secara detail. Misalnya, persoalan daya tampung sekolah dan persebaran guru berkualitas.

Mendikbud Muhadjir Effendy menjelaskan, sistem zonasi tidak langsung baik.

Contohnya di Jepang. “Justru dengan zonasi ini kita harapkan masalah pendidikan itu terpetakan dalam scope yang lebih kecil. Yaitu, mikroskopik,” ungkapnya.

Dengan mengetahui persoalan yang lebih detail, perbaikan akan lebih tepat. “Jadi, nanti kalau memang terbukti daya tampungnya tidak mencukupi, kan bisa kita tambah. Buat sekolah baru,” tuturnya.

Begitu pula dengan distribusi guru yang tidak merata. Mantan rektor

Universitas Muhammadiyah Malang itu berjanji memperbaikinya. Bakal ada rotasi guru. Dia menyatakan bahwa rencana tersebut masih dikaji. Pelaksanaannya dalam satu zona saja. “Kecuali kalau terpaksa ada yang harus dipindah dari zona satu ke zona lain. Itu harus ada pertimbangan tertentu,” tandasnya.

Akreditasi Sekolah
Siswa SMA 1 Kota Serang, Banten. saat mengikuti UNBK (Qodrat/Radar Banten/Jawa Pos Group)

Belum meratanya kualitas sekolah negeri disebut turut memengaruhi polemik dalam PPDB 2019 berbasis zonasi. Salah satu cara mudah melihat kualitas sekolah adalah melalui akreditasinya. Sayang, sebaran sekolah negeri dengan akreditasi A belum merata. Apalagi untuk jenjang SMA.

Sampai saat ini proses akreditasi masih berjalan. Akreditasi periode 2018

belum seluruhnya dipublikasikan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM). Yang sudah keluar, antara lain, untuk Provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Dalam laporan akreditasi 2018 SMA untuk Provinsi Jawa Tengah, ada sejumlah daerah yang akreditasi A-nya tidak keluar. Di antaranya, Brebes, Pekalongan, Boyolali, Kebumen, Purworejo, dan Purbalingga. Sementara itu, di Kota Semarang ada lima sekolah yang terakreditasi A dalam laporan tersebut.

Sebaliknya, pada periode yang sama di Provinsi DKI Jakarta, jumlah akreditasi A untuk jenjang SMA cukup banyak. Dari 78 sekolah yang diakreditasi tahun lalu, 68 unit (87,2 persen) meraih akreditasi A. Sisanya, sepuluh sekolah, memperoleh akreditasi B. Tidak ada sekolah yang mendapat akreditasi C.

Pengamat pendidikan dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jejen Musfah

menuturkan, pemerataan kualitas sekolah negeri memang masih menjadi persoalan sampai saat ini. Menurut dia, PPDB berbasis zonasi tepat dilaksanakan jika kualitas sekolah negeri yang sudah merata, bahkan sampai tingkat kecamatan.

Sumber :

https://nashatakram.net/

 Posted by at 18:13

Kemendikbud Sebut Opsi Tambah Rombel dan Kelas untuk PPDB 2019

 Bebas  Komentar Dinonaktifkan pada Kemendikbud Sebut Opsi Tambah Rombel dan Kelas untuk PPDB 2019
Sep 262019
 

Kemendikbud Sebut Opsi Tambah Rombel dan Kelas untuk PPDB 2019

Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN-SMAN 2019 tidak berjalan mulus. Banyak kegaduhan di daerah. Pemicunya, setiap daerah memiliki karakter demografi, jumlah siswa, hingga daya tampung sekolah yang berbeda-beda.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak menampik adanya karut-marut dalam PPDB sistem zonasi tersebut. Namun, itu lebih banyak dipicu daerah yang melakukan modifikasi Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018. “Persoalannya karena di kuota zonasi 90 persen ini banyak variasinya. Yang dipastikan adalah anak di dalam zonasi itu harus masuk,” ujar Inspektur Jenderal Kemendikbud Muchlis Rantoni Luddin kemarin (18/6).

Jika daya tampung sekolah tidak dapat memadai, kata Muchlis, bisa ditempuh opsi melebarkan zonasi di daerah. “Jangan terlalu kaku. Wajib melapor ke dinas pendidikan (dispendik) daerah setempat,” tandasnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy menjelaskan, peluang siswa dalam satu zonasi adalah sama. Sekolah harus bisa menampung. Jika kurang, harus ada penambahan rombongan belajar (rombel), penambahan kelas, hingga pelebaran zonasi.
Menghilangkan komedo selamanya cukup dengan cara ini! Bukan cuman kulit yang bermasalah ternyata
Cukup lakukan setiap hari di malam hari
Setelah beberapa kali penggunaan teratur, ini yang keluar
Kenali sejak dini tanda-tanda terserang parasit dalam tubuh
Rambut rontok teratasi hanya dengan sekali penggunaan….
Hanya terbuat dari bahan alami yang membantu memelihara akar rambut !
Ditemukan, ramuan jitu untuk menumbuhkan anak rambut!!
Cukup lakukan ini dirumah…

Jumlah calon peserta yang melebihi daya tampung harus dilaporkan ke dispendik setempat. “Itu kewenangan dispendik. Sesuai juknis menyalurkan kelebihannya ke sekolah lain yang masih dalam satu zonasi. Jika dalam satu zonasi sudah penuh, akan disalurkan ke sekolah lain luar zonasi terdekat,” terangnya.

Muhadjir menegaskan bahwa pendekatan zonasi tersebut bertujuan memberikan akses yang setara kepada peserta didik. Tidak melihat latar belakang kemampuan maupun sosial ekonomi. “Jika ada seorang anak dari keluarga ekonomi tidak mampu dan tidak bisa bersekolah di dalam zonanya, mereka akan berpotensi putus sekolah,” ungkap mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Namun, praktik di lapangan, sebagian orang tua siswa merasa dirugikan dengan pelaksanaan sistem zonasi. Sebab, nilai dan prestasi belajar anaknya menjadi tidak berarti. Yang penting rumah dekat sekolah. Jangankan berburu sekolah favorit, masuk ke sekolah negeri biasa pun terasa susah.

Permasalahan di Daerah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pendekatan zonasi mengakibatkan adanya sekolah yang kekurangan siswa. “Ada sekolah di Wonogiri dan Purbalingga yang jumlah siswanya tidak sesuai target. Kelasnya masih ada yang kosong,” ucapnya saat ditemui di Pacific Place kemarin.

Menurut politikus PDI Perjuangan itu, sistem zonasi tidak

mempertimbangkan masalah yang dihadapi setiap daerah. Padahal, infrastruktur, fasilitas, hingga sarana dan prasarana sekolah belum sepenuhnya merata. Pola perilaku dan mindset masyarakat juga tidak bisa seketika diubah. “Jadi bikin masyarakat kaget,” katanya.

Ganjar menuturkan, dibutuhkan proses bertahap untuk memperbaikinya. Dia mengusulkan adanya modifikasi dari Peraturan Mendikbud 51/2018 yang menampung anak-anak berprestasi melalui jalur prestasi dengan kuota 5 persen dan perpindahan orang tua 5 persen. “Kalau di dalam satu zona siswa yang berprestasi banyak, kami berikan kebijakan dengan lokalitas itu sebesar 20 persen dari kuota jalur zonasi 90 persen. Agar tidak ada kecemasan antara siswa maupun orang tuanya,” jelas Ganjar.

Sementara itu, pengamat pendidikan dari Center of Education Regulation

and Development Analysis (Cerdas) Indra Charismiadji mempertanyakan komunikasi antara pusat dan daerah terkait dengan PPDB sistem zonasi. Akibatnya, terjadi permasalahan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

Menurut Indra, PPDB berbasis zonasi merupakan solusi atas rendahnya kenaikan tingkat angka partisipasi murni (APM) pendidikan dasar maupun menengah. Padahal, anggaran pendidikan yang digelontorkan setiap tahun tidak kurang dari Rp 500 triliun. Kenaikan APM yang tidak sampai 1 persen dengan anggaran lebih dari Rp 500 triliun, menurut Indra, tidak ideal.

Pemicu rendahnya APM itu, kata Indra, sekolah negeri yang umumnya

gratis atau berbiaya rendah justru dinikmati anak-anak dari keluarga menengah ke atas. Itu tidak terlepas dari kalah bersaingnya mereka (anak-anak dari keluarga menengah atau menengah ke bawah) untuk masuk sekolah negeri.

Sumber :

https://egriechen.info/

 Posted by at 18:06

UNIDA Lantik Dekan Hafidz

 pendidikan  Komentar Dinonaktifkan pada UNIDA Lantik Dekan Hafidz
Sep 152019
 
UNIDA Lantik Dekan Hafidz

UNIDA Lantik Dekan Hafidz

UNIDA Lantik Dekan Hafidz

UNIDA Lantik Dekan Hafidz

Universitas Djuanda Bogor (UNIDA) lantik dekan baru Fakultas Ekonomi Islam, H. Anas Alhifni

yang merupakan seorang hafidz dan pejabat struktural pada 15 Desember 2017. Pelantikan dihadiri deretan pimpinan Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia serta pejabat-pejabat struktural UNIDA dan staf.

Kegiatan berlangsung tertib, diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran. Jalannya pelantikan pun terasa khidmat ketika H. Anas Alhifni membacakan fakta integritas setelah resmi dilantik menjadi Dekan Fakultas Ekonomi Islam sebagai perwakilan pejabat struktural. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas kampus bertauhid UNIDA sebagai bukti dan telah resminya pelantikan para pejabat struktural.

Rektor Universitas Djuanda Bogor Dede Kardaya pun tak lupa memberikan arahan

kepada pejabat-pejabat struktural yang resmi dilantik. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. ”Sehingga akan terjalin sebuah sinergitas yang positif dan dapat mempercepat tujuan UNIDA menjadi perguruan tinggi yang berbasis riset dan mendunia,” tuturnya.

Ketua Pembina Yayasan PSPIAI, H. Martin Roestamy pun menyampaikan beberapa amanatnya. Ia mengatakan, hari tersebut (pelantikan) merupakan hari kemunculan para pemimpin yang berasal dari generasi muda UNIDA. ”Keputusan ini merupakan sebuah langkah berani yang kami ambil, dan yang paling istimewa adalah kami melantik dua pejabat struktural hafidz, yaitu H. Anas dan Ustaz Awaludin. Serta yang kami lantik hari ini, insya Allah seluruh insan yang cinta akan masjid dengan selalu menjalankan salat berjamaah di masjid,” cetusnya.

Martin berharap, dilantiknya para pejabat yang cinta akan masjid ini akan menumbuhkan

semangat insan UNIDA menjalankan ibadah di tengah aktivitas dan kesibukan pekerjaan. Di akhir pelantikan, seluruh jajaran pimpinan dan staf yang hadir memberikan selamat kepada pejabat struktural UNIDA Bogor.(cr1/c)

 

Baca Juga :

 Posted by at 19:10

SMPIT Birrul Walidain Kumpulkan Dana dari Sampah Plastik

 pendidikan  Komentar Dinonaktifkan pada SMPIT Birrul Walidain Kumpulkan Dana dari Sampah Plastik
Sep 152019
 
SMPIT Birrul Walidain Kumpulkan Dana dari Sampah Plastik

SMPIT Birrul Walidain Kumpulkan Dana dari Sampah Plastik

SMPIT Birrul Walidain Kumpulkan Dana dari Sampah Plastik

SMPIT Birrul Walidain Kumpulkan Dana dari Sampah Plastik

SMPIT Birrul Wali­dain mengajarkan siswanya mandiri dan kreatif. Seperti dilakukan

pengurus OSIS dengan mengumpulkan dana untuk mem­biayai kegiatan dan dijadikan program kerja. Seperti menjual sampah botol plastik.

Kepala Sekolah SMPIT Birrul Wali­dain Ida Syaidah men­jelaskan, sampah botol plastik dikumpulkan tiap kelas dalam karung. Jika sudah terkumpul, mereka wajib menye­torkannya kepada pengurus OSIS.

Selain itu, pengurus OSIS juga membuat kantong gorengan dari kertas bekas dan menjual

baju bekas layak pakai dari siswa yang akan dijual pada kegiatan Market Day Birrul Walidain.
”Mereka bahkan menjual kue yang modalnya diberikan sekolah untuk pengurus OSIS dan dijual ke kantin sekolah,” jelas Ida.

Setiap bulan guru yang men­jadi pembina OSIS memantau keuangan. Mulai dari hasil penjualan, infak dari guru, dan 20 persen dari hasilnya dibagikan untuk anak yatim.

Dari program ini, Ida berharap, siswa dapat belajar bertanggung jawab. Sebab,

mereka akan mem­pertanggungjawabkan program kerja yang mereka susun. ”Ini juga pembelajaran agar pengu­rus OSIS lebih mandiri dan kreatif mengem­bangkan usaha lain yang sederhana tapi meng­hasilkan,” tukasnya.(cr1/c)

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

 Posted by at 19:04

SMAN 1 Bogor Kuatkan Akhlak Siswa

 pendidikan  Komentar Dinonaktifkan pada SMAN 1 Bogor Kuatkan Akhlak Siswa
Sep 152019
 
SMAN 1 Bogor Kuatkan Akhlak Siswa

SMAN 1 Bogor Kuatkan Akhlak Siswa

SMAN 1 Bogor Kuatkan Akhlak Siswa

SMAN 1 Bogor Kuatkan Akhlak Siswa

SMAN 1 Bogor menggelar kegiatan keagamaan rutin yang tahun ini dikemas dalam acara ‘Kaffah

2018’ di Puncak Raya Hotel, Cisarua, Bogor. Acara diikuti siswa kelas 11 SMAN 1 Bogor yang beragama Islam, seba­nyak sepuluh kelas. Sedangkan siswa kelas 12 bertindak sebagai panitia.

Menurut guru agama SMAN 1 Bogor sekaligus ketua pelaksana acara, Khasanuddin, kegiatan itu wajib diikuti siswa kelas 11 karena merupakan bagian dari kegiatan belajar mengajar.

”Namun tempatnya saja yang berbeda dan dikemas secara apik sehingga anak-anak tidak

jenuh karena belajar terus di kelas. Konsep kegiatan ini sama seperti sanlat (pesantren kilat),” jelasnya.

Peserta mengikuti rangkaian ke­giatan Kaffah ini selama dua hari (5-6/1). “Jadi pada hari Jumat kami berangkat pukul 06.00 WIB dan diakhri Sabtu pukul 11.00 WIB, mereka pulang ke rumah masing-masing,” terang Khasanuddin.

Banyak kegiatan dan materi yang didapatkan siswa, mulai pengajian hingga salat berjamaah.

Tausiyah sendiri disampaikan pemateri yang kompeten di bidangnya. Pertama, Al-Noor Kautsar, vokalis band yang hijrah semakin dekat dengan Allah dan menjadi pebisnis. Kedua, Setia Furqon Khalid, motivator termuda se-Asia, penulis best seller, dan juga entrepreneur sukses. Ia memaparkan materi tentang akhlak.

”Siswa tidak hanya mende­ngarkan, tapi juga diberikan kesempatan untuk tanya jawab,” tambah Khasanuddin.

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/

 Posted by at 18:59

Sebuah Kisah Kehidupan yang Sangat Pahit dan Menyakitkan

 pendidikan  Komentar Dinonaktifkan pada Sebuah Kisah Kehidupan yang Sangat Pahit dan Menyakitkan
Agu 282019
 
Sebuah Kisah Kehidupan yang Sangat Pahit dan Menyakitkan

Sebuah Kisah Kehidupan yang Sangat Pahit dan Menyakitkan

Sebuah Kisah Kehidupan yang Sangat Pahit dan Menyakitkan

Sebuah Kisah Kehidupan yang Sangat Pahit dan Menyakitkan

Lais, merupakan seorang pengusaha kelapa. Lais memiliki kebiasaan memanjat

pohon kelapa saat musim panen tiba. Lais sadar memanjat pohon satu persatu membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang besar. Maka, Lais memiliki ide lain dengan memasang tali antar pohon. Sehingga, Lais dapat meloncat dari satu pohon ke pohon lainnya untuk mengumpulkan kelapa.

Seiring dengan berjalannya waktu, kegiatan Lais memanjat pohon tersebut menjadi hiburan di masyarakat Kabupaten Garut. Cerita Lais tersebut merupakan awal mula kesenian Lais asal Kabupaten Garut. Cerita tersebut dikemas kembali oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Cimahi dalam sebuah novel sejarah. Novel ini merupakan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia khusus bagi kelas 12.

Novel yang berjudul Bersama Bapak menceritakan sebuah keluarga kecil.

Bapak ini sendiri merupakan kepala keluarga di keluarga tersebut. Latarnya diceritakan di Kabupaten Garut, karena Lais ini merupakan kesenian yang berasal dari Garut.

Penulis mengambil latar pada tahun 1960 sampai ke tahun 2000. Setiap dekade memiliki ceritanya masing-masing. Dalam novel ini diceritakan bahwa bapak, yang merupakan Lais, itu memiliki konflik dengan istrinya sendiri karena tidak bisa membiayai kehidupan keluarganya. Lais sendiri keuangannya terbatas walaupun ia pengusaha kelapa.

Dalam novel ini, penulis tidak hanya menceritakan sejarah dari Kesenian Lais

, penulis memaparkan cerita perjalanan seorang pegiat kesenian. Bagaimana konflik keluarga yang terjadi akibat kekurangan dana padahal ia adalah pegiat seni yang tenar.***

 

Baca Juga :

 Posted by at 05:53

Pentingnya Literasi Politik Bagi Siswa

 pendidikan  Komentar Dinonaktifkan pada Pentingnya Literasi Politik Bagi Siswa
Agu 282019
 
Pentingnya Literasi Politik Bagi Siswa

Pentingnya Literasi Politik Bagi Siswa

Pentingnya Literasi Politik Bagi Siswa

Pentingnya Literasi Politik Bagi Siswa

Dalam pagelaran pemilu di Indonesia, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)

yang sudah mencapai umur 17 tahun sudah memiliki hak suara. Sebagai pemilih-pemilih pemula, literasi politik bagi siswa menjadi penting guna memberi edukasi seputar perpolitikan di Indonesia. Selain dilakukan oleh praktisi, lembaga pendidikan juga mampu berperan dalam proses perkembangan literasi politik, salah satunya dengan cara berorganisasi di sekolah.

Dosen Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Muslim Mufthi mengatakan, suara generasi muda dalam ajang pemilihan kepala negara dan kepala daerah sangat signifikan. Sehingga generasi ini memiliki pengaruh yang besar terhadap masa depan bangsa. “Suara mereka signifikan, namun mereka harus dibentuk, karena siswa masih labil dan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang ada,” tuturnya saat ditemui di kediamannya, Perumahan Adipura, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung baru-baru ini.

Doktor lulusan Univesitas Indonesia ini menjelaskan, ada tiga faktor

bagaimana seseorang terpengaruh dalam pilihan politiknya, yakni faktor psikologis, sosial dan pilihan rasional. Faktor psikologis itu berhubungan dengan keadaanya sebagai individu, sedangkan dalam faktor sosiologis, seseorang akan terpengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. “Sedangkan faktor pilihan rasional, individu akan memilih hak suaranya sesuai dengan pilihan yang ia rasa benar, karena sudah ada kajian yang dia lakukan sebelum memilih,” tuturnya.

Berangkat dari sana, Muslim mengimbau agar literasi politik mulai digalakan kepada kalangan pelajar. Beberapa caranya adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai media sosialisasi bagi para praktisi atau instanti tertentu terkait pentingnya literasi politik. Seperti misalnya yang dilakukan oleh Sekretatiat Jendral dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (SETJEN dan BK-DPR RI) yang selenggarakan kegiatan Parlemen Remaja Tingkat SMA/SMK/MA pada September silam. Dan juga lewat lembaga pendidikan sebagai sarana pengenalan tentang pendidikan kepemimpinan.

Menurut dia, siswa sudah mulai belajar dilibatkan di dalam kepemimpinan

di organisasi sekolah (OSIS maupun ekstrakulikuler). Bagaimana caranya menjadi pemimpin yang baik bijak dan adil, dan menjadikan organisasi sebagai alat musyawarah dan mengasah kemampuan berinteraksi. “Jadi bukan hanya belajar di kelas saja, tapi praktek (berorganisasi). Nanti mereka akan terbiasa dan paham,” katanya menambahkan.***

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/

 Posted by at 05:45

Kadisdik: Guru Takkan Tergantikan

 Bebas  Komentar Dinonaktifkan pada Kadisdik: Guru Takkan Tergantikan
Agu 282019
 

Kadisdik: Guru Takkan Tergantikan

Kadisdik Guru Takkan Tergantikan

Kadisdik Guru Takkan Tergantikan

Meski penetrasi teknologi memberi dampak yang besar terhadap pendidikan,

namun peran guru tetap tidak akan tergantikan. Tugas guru tidak hanya untuk mentransfer ilmu, lebih dari itu guru berperan penting dalam proses pembelajaran dan penggalian kompetensi peserta didik.

“Guru tidak akan tergantikan oleh teknologi secanggih apapun,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi saat ditemui setelah Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2018 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin, 26 November 2018.

Haddadi mengatakan, seperti yang dijelaskan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, guru haruslah berkolaborasi dengan kemajuan teknologi. Terlebih di era revolusi industri saat ini, guru harus meningkatkan profesionalismenya guna menciptakan peserta didik yang berkompetensi.

“Tingkatkan profesionalisme untuk menyongsong pendidikan abad 21,

dengan cara meningkatkan keahlian, membangun kesejawatan sesama guru serta meningkatkan kepekaan sosial,” ucap Kadisdik.

Kadisdik sendiri memiliki visi untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh guru yang ada di Jawa Barat. Salah satunya melalui tunjangan kepada honorer. “Kita dorong guru honorer untuk mendapatkan tunjangan melalui proses seleksi. Itu salah satu misi kami,” ucap Hadadi.

Bagi Kadisdik, guru adalah seorang pendidik, pengajar dan pembina bagi peserta didik. Sehingga perannya tak bisa digantikan oleh apapun.

Di tempat terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,

Muhadjir Effendy pun mengatakan hal demikian. Menurutnya, penetrasi revolusi industri ke empat akan masuk dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan.

“Oleh sebab itu peningkatan profesionalisme guru menjadi penting karena itu Salah satu syarat utama dalam perwujudan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Mendikbud dalam pidatonya.***

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/

 Posted by at 05:12

Bekerja di Serviced Office Jakarta Tingkatkan Produktivitas

 Bebas  Komentar Dinonaktifkan pada Bekerja di Serviced Office Jakarta Tingkatkan Produktivitas
Jul 052019
 

Serviced office Jakarta Marqueeoffices.com – Benarkah? Membaca kalimat judul di atas mau tidak mau akan membuat Anda penasaran, benarkah working space yang akhir-akhir ini semakin banyak dibicarakan bisa memberikan efek pada performa kerja seseorang. Bagi yang masih belum tahu mengenai working space, singkatnya istilah ini merujuk pada gedung atau banguna yang disewakan sebagai kantor. Biasanya ada dua layanan yang disediakan, yakni serviced office dan coworking space.

Coworking space merupakan tempat kerja terbuka dimana siapa saja bisa bergabung di meja dan melakukan pekerjaan dengan para pekerja lain dengan latar belakang berbeda-beda dalam satu ruangan yang sama. Sedangkan untuk serviced office atau nama lainnya adalah private office, ia adalah sebuah ruangan berukuran lebih kecil ketimbang coworking space dan disewakan sebagai ruangan kantor.

Ada banyak hal yang membuat orang menjadi tertarik bekerja di sebuah coworking space atau serviced office. Selain tempatnya yang didesain indah, fleksibelnya masa sewa, serta biaya sewa yang secara hitungan di atas kertas jauh lebih terjangkau, efektif, dan efisien ketimbang mendirikan kantor baru atau menyewa sebuah rumah sebagai kantor. Di Indonesia, layanan serviced office mulai banyak ditemui di kota-kota besar, terutama di Jakarta. Ada banyak serviced office Jakarta yang berlokasi di daerah bisnis strategis dan memiliki banyak kelebihan.

Mari kita bahas salah satu kelebihan yang dimilikan working space ini, yakni desain interior yang indah. Nyaris semua serviced office dan coworking space memiliki desain interior bergaya dengan perabot lengkap di dalamnya. Tak perlu ditanyakan lagi aneka fasilitas penunjang yang begitu lengkap. Ternyata ada alasan mengapa working space yang disewakan ini didesain begitu mewah dan indah.

Kualitas lingkungan kita berdampak pada banyak hal menyangkut pribadi kita, termasuk juga performa kita dalam bekerja. Penelitian baru-baru ini menunjukan bahwa adanya paparan terhadap alam menurunkan tingkat stress serta berdampak pada motivasi kita mengerjakan suatu kegiatan. Apalagi bila hal ini bisa kita terapkan di suatu lingkungan bisnis. Hasilnya adalah peningkatan produktivitas di tempat kerja dan kesejahteraan pribadi karyawan.

Para karyawan cenderung untuk menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas jika mereka senang dengan lingkungan kerja mereka. Karena itulah itu banyak serviced office didesain dengan perabot-perabot terbaik yang akan membuat Anda kagum dengan desain dan pengaturan yang indah. Banyak juga serviced office yang menyediakan sudut khusus refreshing, entah itu berupa taman kecil, ruang baca, hingga ruang game. Asyik banget kan kerja di serviced office Jakarta seperti ini?

 Posted by at 03:13