Okt 022019
 

Screenshot_2.png

Beriklan di Facebook saat ini sedang menjadi incaran banyak pelaku bisnis, khususnya mereka yang bergerak dalam bidang agen travel. Media sosial ini disukai tidak hanya karena user nya yang banyak, tetapi juga karena platformnya yang simpel, sehingga dapat mengakomodasi gambar serta teks iklan secara luas dan garis besar.

Meskipun begitu, beriklan di Facebook tidak selalu semudah yang dipikirkan. Ada banyak hal yang perlu dicermati jika ingin iklan efektif serta berdampak baik pada penjualan. Jika ternyata iklan yang Anda pasang tidak berefek signifikan pada penjualan, berarti ada kesalahan yang wajib untuk Anda cermati ulang.

Di bawah ini adalah beberapa kesalahan beriklan di Facebook yang menjadikan iklan di Facebook Anda tidak berdampak signifikan di sektor penjualan.

  • Membuat Banyak Iklan Yang Sama

Mungkin Anda beranggapan bahwa semakin banyak Anda upload iklan di Facebook, maka semakin besar juga peluang keuntungan yang Anda raup. Anggapan itu rupanya tidak selamanya tepat. Terlebih, jika iklan yang Anda unggah yaitu iklan yang sama. Hal ini hanya akan menjadikan pengguna Facebook bosan dan kehilangan pasar pada unggahan iklan Anda.

Pastikan setiap iklan yang Anda upload di Facebook punya diferensiasi masing-masing. Namun, dalam diferensiasi itu, Anda juga wajib untuk memikirkan timbal balik nya. Sehingga user Facebook tidak hanya tetap mau untuk membaca iklan Anda, tetapi juga lebih tau tentang bisnis dan produk Anda.

  • Membuat Konten Iklan Terkesan Serta Memaksa

Menulis konten iklan tidak semudah yang dibayangkan. Anda wajib esti menimbang-nimbang supaya konten iklan Anda tidak hanya enak dibaca tetapi juga ampuh untuk menyampaikan pesan Anda. Pelajarilah dasar-dasar copywriting sehingga Anda dapat menjadikan sebuah konten iklan itu dengan baik. Hindari konten iklan yang bernuansa kaku apalagi lebih menjurus memaksa serta paling benar sendiri.

Konten iklan yang terlalu kaku akan membuat user Facebook malas membaca, sementara konten iklan yang terlalu memaksa akan membuat mereka tidak mau dengan produk serta bisnis Anda.

  • Adanya Kemungkinan Salah Target

Banyak pemasang iklan di Facebook memperluas target iklan mereka hanya untuk memperoleh  like dan klik pada iklan tersebut. Semakin banyak like dan klik memang memberkan tanda unggahan iklan Anda semakin banyak dibaca oleh para user Facebook, tetapi Anda wajib memikirkan berapa banyak yang nantinya akan menjadi calon pelanggan Anda?

Simpelnya seperti ini, jumlah like bukan yang utama. Jumlah like serta klik yang banyak tidak akan berarti apa-apa jika berasal dari user Facebook yang bukan target Anda. Saat akan beriklan di Facebook Anda wajib benar-benar memikirkan target iklan Anda. Contohnya, jika produk yang Anda berikan adalah paket wisata, pastikan bahwa iklan Anda akan muncul pada beranda pengguna Facebook yang memerlukannya.

  • Jangkauan Lokasi Terlalu Over Dan Berlebihan

Beberapa pelaku bisnis mengatur iklannya serta mencangkup seluruh Indonesia sambil berharap semakin banyak pengguna Facebook yang melihatnya. Cara ini sebetulnya kurang pas. Terlebih, jika produk yang diberikan adalah produk umum yang hampir semua wilayah punya penjual produk yang sama.

Anda sebaiknya wajib mengatur ulang jangkauan iklan Anda terutama untuk pengguna Facebook di dekat Anda. Hal ini akan lebih ampuh ketimbang mengaturnya untuk semua wilayah Indonesia. Apalagi, jika Anda memiliki kantor atau toko fisik yang bisa didatangi oleh calon pelanggan. Menyasar calon pelanggan yang ada di area toko atau kantor Anda akan menjadi trik jitu untuk menambah traffic kunjungan.

Sorry, the comment form is closed at this time.