Agu 222019
 

Tidur adalah sebuah kebutuhan pokok bagi seluruh umat manusia. Tidur adalah waktu  dimana manusia bisa beristirahat dari kegiatan padat yang berlangsung selama satu hari penuh. Sebagai seorang manusia kita tidak mungkin diharuskan untuk selalu terjaga sepanjang hari bahkan berhari- hari tanpa tidur sedikit pun.

Kurang tidur akan membuat badan kita lemas dan kehilangan tenaga. Tak hanya itu selain lemas kita juga akan merasa pusing karena peredaran darah yang tidak terkontrol dengan baik. Kita juga bisa menjadi mudah marah jika kurang tidur serta beristirahat. Lalu disamping efek kurang tidur tersebut apakah benar manusia dapat meninggal karena kurang tidur? Ini dia ulasan selengkapnya.

Pada tahun 1965 ada seorang remaja yang usianya 16 pada saat itu. Namanya adalah Randy Gardner. Randy memecahkan rekor untuk tidak tidur dalam waktu 11 hari 24 menit. Setelah hari ketiga ia tidak tidur, suasana hati Randy dikatakan telah berubah menjadi buruk serta juga ia kehilangan keseimbangan atau koordinasinya. Tak hanya itu panca inderanya juga mulai menjadi kacau.

Sedangkan pada hari ke lima, ia mulai punya beberapa halusinasi yang aneh. Namun saat ia diperiksa, kesehatannya masih baik- baik saja serta tidak terganggu sedikitpun. Jadi sekalipun ia mengalami berbagai macam gangguan yang membuat dirinya tidak nyaman, hal itu tidak mengancam kesehatannya. Tubuhnya tetap baik-baik saja tanpa ada sesuatu yang parah. Dan itu menepis semua dugaan bahwa manusia dapat meninggal akibat kurang tidur.

Alasan mengapa manusia dapat meninggal karena kurang tidur yaitu terlalu mengembangkan kemampuan untuk dapat melakukan microsleep. Micro sleep yaitu   suatu kejadian dimana saat bekerja, tiba-tiba merasa mengantuk. Namun kantuk itu Anda tahan sehingga Anda merasa seperti sedang tidur tapi tidak tidur sampai kepala terkatu- katuk untuk beberapa kali. Itulah yang dikatakan dengan microsleep.

Microsleep Sendiri merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan pandangan mata yang kosong, melamun dan kehilangan konsentrasi. Selain itu, rasa pusing juga akan terasa untuk orang yang menahan kantuk dan memaksakan diri untuk terjaga waktu mengantuk hingga merasakan yang namanya microsleep ini.

Manusia dapat meninggal akibat kurang tidur dapat disebabkan oleh microsleep ini. karena saat terjadi microsleep otak akan tertidur sebentar dan akan mengakibatkan hilangnya kesadaran.

Terjadinya microsleep pada waktu yang berbahaya seperti saat berkendara, atau sedang melakukan pekerjaan berbahaya lainnya maka microsleep ini dapat membahayakan serta memicu manusia dapat meninggal akibat kurang tidur.

Hal inilah yang menjadikan kita harus berhati-hati. Kita tidak boleh terlalu memaksakan diri kita terlebih waktu kita sudah benar-benar memerlukan istirahat yaitu tidur. Jika memang pekerjaan tersebut sangatlah wajib untuk dikerjakan secepatnya, ambillah beberapa menit untuk merilekskan diri dan tidur sejenak antara 5-10 menit sehingga Anda dapat lebih fresh lagi untuk melanjutkan pekerjaan kelak.

Jika memaksakan diri untuk terus-menerus terjaga, ingatlah bahwa dapat saja terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terjadi pada tubuh Anda. Pedulilah pada badan serta nyawa Anda. Tubuh yang kita miliki ini dapat lelah dan juga membutuhkan istirahat guna memulihkan keadaan. Dengan tidur seluruh anggota tubuh beserta organ dalam kita akan beristirahat serta melakukan proses metabolisme tubuh.

Hal itulah yang akan memicu kita akan merasa lebih segar waktu bangun tidur. Setidaknya tidur sejenak selama beberapa menit di sela-sela kesibukan supaya rasa kantuk yang datang dapat hilang. Jagalah kesehatan serta beristirahatlah sebentar dengan tidur. Semoga bermanfaat.

cream penghilang bopeng

Sorry, the comment form is closed at this time.