Jul 252019
 

Pada dasarnya asuransi jiwa sangat dibutuhkan sebagai perlindungan terhadap kerugian finansial yang tidak di pikirkan secara matang akibat meninggalnya seseorang. Penekanan kegunaan  atas asuransi jiwa sebenarnya ditujukan kepada orang lain dan bukan untuk diri sendiri tidak seperti asuransi-asuransi lainnya misalnya saja pada kesehatan serta kerugian materi.

Penerima kegunaan asuransi dalam hal ini biasanya yaitu para anggota keluarga. Tujuannya jelas, yaitu memastikan mereka memperoleh kehidupan serta dapat memenuhi kebutuhan finansial yang layak setelah peristiwa yang tidak terduga itu.

Meskipun demikian asuransi jiwa juga bisa dibeli dengan nama sendiri. Dan itu bermanfaat jika ternyata hidup seseorang sudah lama. Inilah alasan kenapa banyak orang menyebutkan bahwa asuransi jiwa juga berguna sebagai dana tambahan pensiun saat kehilangan usia terbaik waktu bekerja.

Dari berbagai macam jenis asuransi jiwa yang bisa kita temui, ternyata asuransi jiwa tidak hanya untuk memberikan manfaat uang pertanggungan kepada nama orang yang jiwanya diasuransikan, terlebih dari itu ada asuransi jiwa yang memberikan fitur tabungan, investasi serta nilai tunai.

Dilihat dari manfaatnya masing-masing berbeda. Maka dari itu anda harus tepat memilih jenis asuransi berdasarkan kebutuhan. Supaya pembaca lebih mengerti mengenai cara menghitung kebutuhan asuransi jiwa, maka kami akan bahas sedikit mengenai info nya.

Sebenarnya tidak ada rumus pasti saat menghitung keperluan asuransi jiwa, karena biasanya uang pertanggungan yang diharapkan oleh setiap individu tidak sama dan beda perhitungannya.

Misalnya saja, Pak umar saat ini berusia 40 tahun, memiliki istri yang tidak bekerja dan 1 orang anak yang masih bersekolah di bangku sekolah tingkat menengah. Pak umar memperkirakan bahwa masa produktifnya tinggal beberapa puluh tahun lagi sebelum dia tidak dapat bekerja secara maksimal lagi.

Ia mau adanya sebuah jaminan terhadap anak istrinya agar tetap memperoleh kehidupan yang layak, mengingat usia Pak Ada yang telah kepala empat. Ia menginginkan keluarganya tetap terjamin meskipun ada peristiwa yang tidak terduga sehingga hilangnya keuangan miliki keluarga. Dengan begitu Pak umar harus membeli polis asuransi jiwa allianz.

Dilihat dari kondisi tersebut maka kebutuhan Pak umar akan asuransi jiwa bisa besar atau kecil berkaitan dengan expektasi beliau terhadap tingkat hidup istri dan anaknya. Jika beliau mau anaknya lulus hingga tingkat S2, katakanlah itu akan cukup tinggi. Karena untuk menyelesaikan sekolah dari tingkat menengah ke Sarjana Strata 2 masih memerlukan uang yang sangat besar.

Jadi yang menjadi ukuran dalam menghitung asuransi jiwa sifatnya terlebih kepada kebutuhan finansial seseorang yang mana itu berhubungan dekat dengan penghasilan tertanggung, kebutuhan nama orang yang jiwanya diasuransikan dan ketersediaan dana guna membeli polis asuransi.

Untuk menggunakan beberapa acuan itu ternyata cukup susah dan tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Oleh karena itu perencana keuangan sering menyarankan agar menggunakan pendekatan yang simpel saja yaitu dengan mengalikan nilai pengeluaran rumah tangga dalam setahun dengan perkiraan usia produktif tertanggung (orang yang menggunakan polis asuransi). Maka hasilnya adalah uang pertanggungan total yang telah dapat mencukupi orang yang jiwanya diasuransikan. Itu juga termasuk beberapa proteksi terhadap jiwa yang menggunakan asuransi tersebut.

Sangat penting untuk memperhatikan dengan matang sebelum memilih jenis asuransi jiwa karena itu akan sangat mempengaruhi kondisi finansial terutama berhubungan dengan jumlah premi yang harus di lunasi. Selain itu salah menentukan prioritas maka anda tidak akan memperoleh manfaat yang sesuai.

Sorry, the comment form is closed at this time.