Perubahan Data Wajib Pajak

 

Banyak Wajib pajak yang menyampaikan pertanyaan terkait perubahan data yang mereka miliki. Misalnya perubahan alamat yaitu terjadi perpindahan lokasi tempat tinggal atau tempat kedudukan usaha yang masih di satu wilayah kantor pajak atau pindah kantor pajak, perubahan nama usaha dan atau bentuk usaha dari CV menjadi PT , atau pun perubahan jenis usaha dari usaha orang pribadi menjadi karyawan.

Untuk perubahan data tersebut yang harus dilakukan adalah :

  1. Menyampaikan formulir permohonan Secara langsung atau Melalui pengiriman pos tercatat ke KPP
  2. Melalui Internet dengan sistem e-Registration

Untuk yang poin 1 yaitu menyampaikan secara langsung, Anda dapat bertanya pada petugas jaga di Kantor Pajak tersebut.  ada pun dokumen yang harus disampaikan adalah :

  • Untuk WP OP, Menggunakan form Lampiran II.2 Per-44/pj/2008
  • Untuk WP Badan / JO, menggunakan form Lampiran II.4 Per-44/pj/2008
  • Untuk WP Bendaharawan, menggunakan form Lampiran II.6 Per-44/pj/2008

Untuk yang melalui internet, akan disampaikan di bagian bawah tulisan ini.

Dokumen yang diperlukan terkait perubahan data adalah sebagai berikut :

  • WP Orang Pribadi : KTP (khusus bagi anggota keluarga tambahan dokumen yang diperlukan adalah Kartu Keluarga, surat pernyataan susunan anggota keluarga dan NPWP kepala keluarga) ada pun bagi Warga Negara Asing dokumen yang diperlukan adalah paspor
  • WP Badan dalam negeri : akte pendirian dan perubahan, KTP (untuk WNI)/paspor (untuk WNA) sebagai penanggung jawab badan dan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan
  • Cabang WP Badan : NPWP pusat; akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat untuk BUT, KTP (untuk WNI)/paspor (untuk WNA) sebagai penanggung jawab badan, NPWP pimpinan/penanggung jawab badan
  • BUT :surat penunjukan dari kantor pusat untuk BUT , KTP (untuk WNI)/paspor (untuk WNA) sebagai penanggung jawab badan, dan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan

yang terakhir adalah jangka waktu penyelesaian permohonan. Berdasarkan PER-62/Pj.2010 penyelesaian permohonan  wajib pajak adalah satu hari kerja sejak permohonan diterima lengkap. Jadi pastikan dahulu dokumen Anda sudah lengkap sehingga seluruh permohonan perubahan data yang anda sampaikan diterima.

Melalui tulisan ini juga akan disampaikan solusi bagi permasalahan yang sering timbul

  1.  Ketika menyampaikan SPT, Wajib Pajak telah mengisi lembar perubahan data dan melampirkannya pada SPT Tahunan. Namun ketika WP tersebut ke KPP ternyata data tersebut belum berubah.
  2. WP pindah dari Surabaya ke Jakarta secara permanen bingung menyampaikan perubahan data ke KPP di Surabaya atau di Jakarta
  3. WP sudah ke kantor pajak dan bertemu dengan AR, lalu menyampaikan perubahan data secara lisan dan melalui surat permohonan, namun selang beberapa waktu, data juga tidak berubah.
  4. WP menyampaikan dokumen melalui pos, namun juga tidak ada perubahan data.

Untuk menjawab poin diatas, kembali diingatkan bahwa perubahan data harus menggunakan form tersendiri Anda bisa dapatkan di Kantor Pajak terdekat atau mengunduhnya di www.pajak.go.id pada lampiran permohonan perubahan data di PER 44/2008

untuk poin 1 dan poin 3 sudah dapat terjawab, yaitu anda tidak dapat melampirkan dokumen tersebut pada SPT atau pun secara lisan kepada AR tetapi harus menyampaikannya ke KPP dan mendapatkan tanda terima dokumen.

Nah bagaimana dengan poin 4; pertama pastikan bahwa dokumen anda lengkap sebagaimana persyaratan diatas; kemudian pastikan bukti pos anda telah ada. Anda dapat menanyakan kembali ke KPP tersebut.

bagi anda yang menyampaikannya melalui internet adalah  sebagai berikut :

  1. Membuka situs Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat http://www.pajak.go.id.
  2. Memilih menu sistem e-Registration.
  3. Membuat account dengan melakukan login pada sistem e- Registration.
  4. Login ke sistem e-Registration dengan mengisi username dan password yang telah dibuat.
  5. Memilih menu “Permohonan Perubahan Data Wajib Pajak dan/atau PKP”.
  6. Memilih Jenis Wajib Pajak yang sesuai (Orang Pribadi, Badan atau Bendahara).
  7. Mengisi Formulir Permohonan Perubahan Data pada layar komputer dengan lengkap dan benar.
  8. Memilih tombol “perbarui” untuk mengirim Formulir Permohonan Perubahan Data Wajib Pajak dan/atau PKP.
  9. Mencetak Formulir Permohonan Perubahan Data yang sudah diisi secara lengkap dan SKTS melalui sistem e-Registration.
  10. Menerima SKT, NPWP dan/atau SPPKP dari KPP Wajib Pajak terdaftar.
    • Berdasarkan permohonan perubahan data, KPP menerbitkan Kartu NPWP dan SKT dan/atau SPPKP paling lama 1(satu) hari kerja sejak informasi perubahan data melalui Sistem e-Registration diterima KPP, sepanjang permohonan perubahan data diisi secara lengkap

 

2 thoughts on “Perubahan Data Wajib Pajak

  1. Profile photo of henry.truman

    KPP KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Dua alan Ciputat Raya No. 2 Pondok Pinang, Jakarta Selatan , 12310 Telp : 021-75818842, 021-75908704 Fax : 021-5271229, 021-75818874 Kode KPP : 019

  2. dimana Lokasi KPP apabila ingin mendaftar yg alamatnya berada di daerah Cipete Utara,Kebayoran Baru.Jakarta selatan??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>