Kamu pasti sering bertemu hewan seperti ayam, burung, kucing hingga cacing. Dari sekian banyak hewan di dunia ternyata ada pencetus pengelompokan hewan bernama R. H. Whittaker. Konsep pengelompokan ini dicetuskan agar lebih mudah mengidentifikasi jenis hewan. Kelompok hewan karnivora jadi salah satu pembagian di dalamnya. Lalu apa sebenarnya arti dari istilah tersebut?

Pengertian Hewan Karnivora

Karnivora adalah kelompok hewan dengan kebiasaan memakan daging. Istilah karnivora sendiri berasal dari kata cao yang berarti daging dan vorare yang berarti makan. Sesuai artinya, hewan ini hanya memakan daging sebagai asupan gizinya. Jadi, apapun nama hewan yang memangsa hewan lain bisa dikelompokan dalam hewan jenis ini.

Ciri – Ciri Hewan Pemakan Daging

Seperti yang sudah diketahui hewan dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan makanannya. Yakni hewan omnivora, karnivora dan herbivora. Hewan jenis karnivora diidentifikasi sebagai hewan dengan ciri memakan daging. Selain berdasarkan makanannya, ada ciri lain yang bisa kamu gunakan untuk membedakannya dengan jenis hewan lain. Diantaranya :

  1. Memiliki Penglihatan yang Tajam di Berbagai Kondisi Alam

Pada dasarnya hewan pemakan daging rajin berburu untuk mendapat makanannya. Salah satu indera yang paling diandalkan yaitu penglihatan. Contohnya, burung elang yang bisa memantau mangsanya dari jarak kiloan meter jauhnya. Pada beberapa hewan penglihatan yang tajam bisa berfungsi dengan baik di siang maupun malam hari.

  • Memiliki Gigi Taring Panjang dan Rahang Kuat

Daging hewan memiliki tekstur alot karena ditempeli otot tubuh yang elastis dan kuat. Agar mudah memakannya hewan jenis ini memiliki gigi taring yang panjang dan rahang yang kuat untuk mencabik – cabik daging. Keduanya juga berfungsi untuk menerkam mangsanya selagi berburu.

  • Memiliki Kemampuan Mengejar Mangsa dengan Cepat

Hewan pemburu pasti memiliki kemampuan mengejar mangsanya dengan cepat. Seperti halnya pada cheetah, singa atau macan yang memiliki tungkai panjang dan memungkinkan mereka berlari sangat cepat. Berbeda dengan hewan air yang memanfaatkan siripnya untuk bisa bergerak cepat.

  • Memiliki daya cengkram yang kuat

Hewan darat karnivora biasa mencengkram mangsanya menggunakan cakar tajam dan panjang. sedangkan pada hewan air, biasanya mencengkram atau langsung mencabik mangsanya dengan giginya yang tajam. Kekuatan cengkraman ini pula yang menjadi ciri khas hewan pemburu.

  • Mengandalkan sistem pendengaran

Tidak sedikit hewan pemakan daging yang mengandalkan sistem pendengarannya untuk berburu makanan. Contohnya burung hantu yang juga merupakan hewan nokturnal mengandalkan kepekaan sistem pendengarannya untuk berburu.

Contoh Hewan Darat Karnivora

Banyak sekali contoh hewan darat yang tergolong dalam jenis pemakan daging. Mamalia yang hidup bergerombol bisa diidentifikasi sebagai hewan pemangsa. Tidak terkecuali hewan melata dan hewan bersayap. Beberapa diantaranya termasuk jenis hewan pemangsa. Apa saja contoh hewan darat yang berperan sebagai pemangsa? Berikut beberapa diantaranya :

  • Harimau
  • Burung Elang
  • Burung Gagak
  • Beruang Kutub
  • Singa Laut
  • Cheetah
  • Ular

Contoh Hewan Air Karnivora

Umumnya hewan dengan ciri di atas hidup di darat. Namun pesebaran hewan jenis pemakan daging ini juga menyebar hingga lautan. Ketika berburu sendiri hewan ini akan mencari mangsa yang lebih kecil dari ukurannya. Berbeda bila mereka sedang bergerombol, hewan yang diburu bisa jadi berukuran sangat besar. Berikut contoh hewan air pemakan daging :

  • Ikan Piranha
  • Penyu pemakan daging
  • Ikan Hiu

Bagaimana? Mudah bukan memahami jenis hewan pemangsa ini? Ternyata banyak hewan yang termasuk dalam jenis karnivora, mulai dari hewan darat hingga hewan air. Selain berdasarkan makanannya hewan jenis ini bisa diidentifikasi berdasarkan ciri fisiknya. Seperti keberadaan taring yang panjang dan kepekaan indranya.

Baca juga berbagai informasi lainnya di kitchenuhmaykoosib.com.

Written by Nisa