Ujian Akhir Semester Topik Khusus Teknik Komputer 1

UAS Topik Khusus Teknik Komputer 1

Aldi Burhanhamali

1206244655

Teknik Komputer UI

  1. Proyek Kelompok

a. Deskripsi karya Inovasi & tahapan pengembangan proyek

  • Smart Lock System. Alat ini secara garis besar menggunakan Koneksi Jaringan dan gadget untuk mengontrol kunci rumah. Alat ini juga dilengkapi dengan RFID yang akan digunakan untuk mengakses kunci rumah dalam keadaan darurat (emergency) misalnya terjadi listrik padam ataupun kehilangan akses internet.
  • Tahapan mengerjakan proyek : 
    • Menggunakan microprocessor Arduino uno atau due untuk mengontrol kunci
    • Menggunakan Kunci pintu dengan daya magnet.
    • Aplikasi mobile yang berjalan untuk memberikan input pada kontroler
    • Konektivitas jaringan untuk menghubungkan alat dengan aplikasi
    • Suply listrik tambahan berupa baterai untuk keadaan emergency

b. Hasil

  • hasil yang diharapkan dari proyek yang kami buat adalah proyek bekerja sesuai tujuan awal proyek dengan baik, bisa dikembangkan dengan baik ke tingkat pengembangan selanjutnya agar dapat direalisasikan sehingga dapat bermanfaat bagi manusia.
  • Evaluasi dari pengembangan proyek ini adalah perlunya fitur-fitur tambahan yang sekiranya perlu seperti menampilkan kondisi kunci pintu (bukan hanya mengontrol kunci pintu). Perlunya sistem otentikasi yang lebih baik pada aplikasi android agar keamanan lebih terjaga.

c. Inovasi

  • Inovasi yang kami berikan adalah selain menggunakan IoT kami juga menggunakan sistem darurat apabila tidak ada koneksi yang tersedia untuk mengontrol kunci. Kunci dapat dibuka dengan menggunakan RFID. Sistem ini merupakan penggabungan dari dua sistem yang sudah ada seperti mengontrol kunci dari smartphone melalui jaringan dan dengan sistem kunci yang hanya menggunakan RFID untuk membuka kunci.
  • Mengenai kebermanfaatan proyek ini, diharapkan mampu menjadi solusi untuk keamanan rumah melalui pintu. Selain membantu manusia dalam masalah keamanan rumah, pengembangan ini tentu juga akan dimanfaatkan dalam pengembangan peluang baru usaha dan bisnis.

d. Kontribusi

  • Kontribusi saya dalam mengembangkan proyek ini adalah dengan mendesain dan membuat aplikasi android untuk mengontrol arduino melalui jaringan. Aplikasi awalnya membutuhkan pin untuk masuk ke dalam fungsi yang sebenarnya. Aplikasi akan memberikan “pemicu” atau input pada arduino sehingga dapat mengontrol sistem pengunci.
  1. Akses situs http://iotlist.co analisa salah satu proyek yang ada pada situs.
  • TrackR bravo: The thinnest item-tracking Service
  • http://iotlist.co/posts/trackr-bravo-the-thinnest-item-tracking-device 
  • TrackRbravoMap
    • TrackR bravo merupakan device untuk Tracking barang, di mana device ini akan di-“attach” kepada suatu barang-barang penting untuk mencegah kehilangan barang tersebut, jika hilang bisa barang di ketahui lokasinya. TrackR Bravo akan memberikan peringatan bunyi jika barang masih dalam jangkauannya, dan akan memberikan lokasi berupa koordinat GPS yang reintegrasi dengan aplikasi iPhone.
    • TrackR bravo akan terkoneksi dengan bluetooth perangkat iPhone dan dapat dikontrol melalui aplikasi di dalam smartphone tersebut. Pemicu bunyi berasal dari input aplikasi ketika pengguna menyadari bahwa barang yang dibawanya hilang. Jika diluar jangkauan, aplikasi akan menampilkan lokasi beserta peta kapan terakhir TrackR bravo terkoneksi. Selain itu jika dalam jangkauannya, alat ini juga bisa dijadikan tracker iPhone apabila iPhone-nya yang hilang.
    • Yang perlu ditingkatkan adalah kompabilitas  dari aplikasi alat tersebut. Karena aplikasi hanya diperuntukkan pada sistem operasi iOS saja, sedangkan perangkat gadget dengan sistem operasi lain belum dapat didukung.
  1. Akses situs http://scholar.google.com mengenai IoT sejak 2015

Mengambil jurnal dari http://ieeexplore.ieee.org/xpls/abs_all.jsp?arnumber=7323000

Mengenai “Internet Of Things(IoT) Digital Forensic Investigation Model: Top-Down Forensic Approach Methodology”

a. Jurnal berisi pembahasan mengenai pemodelan invsetigasi forensik digital pada Internet of Things. Selain itu, membahas masalah-masalah yang dihadapi untuk membuat pemodelan ini agar terhubung dengan IoT. Menjelaskan cakupan yang ada ada Digital Forensic hingga membahas penggunaan lingkungan Cloud dan Fog pada Forensik Digital.

b. Technical Contents :

Flow Chart

Flow Chart

  • Rancangan ini diajukan untuk memperkecil jarak (gap) antara metode lama dengan metode dengan IoT. Selain itu bisa melakukan analisa forensik dari kejahatan berbasis IoT.  
  • Dari alur model di atas, pertama dibutuhkan perencanaan untuk melakukan digital forensik. Perencanaan dibuat oleh pihak yang telah terotorisasi yang telah memperoleh SOP atau telah legal mendapat izin. Memanfaatkan IoT yang berisi Base Device Identification dengan interaksi M2M untuk mencapai model-model yang ada dalam digital forensik (zone). IoT dibutuhkan untuk memberikan informasi atau menyimpan informasi. Komunikasi ini dibagi dengan lokasi geografis mereka tergantung pada pengaturan lokal mereka dari desa, kota, kota, atau negara. Setelah itu baru melakukan analisa forensik digital pada lab, memperoleh hasil, dan menggunakan hasil analisa sesuai dengan perencanaan awal.

c. Konten yang diberikan pada jurnal ini dapat dikatakan sudah baik, tetapi isinya cukup pendek dan kurang menjelaskan device – device apa saja yang akan digunakan untuk melaksanakan model yang diajukan. Karena model hanya menjelaskan jenis jaringan yang akan digunakan saja bukan interaksi mesin ke mesin yang dibicarakan sebelumnya.

Comments are closed.