wisnu.indrajit's blog
berbagi tulisan dan pengalaman
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquamit amet felis. Mauris eros semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, ec placerat elit nisl in quam. Aliquam pharetra. Nulla in tellus eget odio sagittis blandit. Maec at nisl. ullam lorem mi, eleifend a, fringilla vel, semper at, ligula. Duis sed assa id mauris pretium venenatis.
26th
SEP
LBS SMS CONTROLLER
Posted by wisnu.indrajit under Experiment/ Project
Setelah nge-blog lama Cuma memberikan tulisan tentang diri sendiri, sekarang mencoba menulis tentang “apa yang telah dibuat diri sendiri”,he
Yup, sekarang mau cerita tentang Load Break Switch (LBS) SMS Controller, sebuah master piece saya tahun ini. LBS SMS Controller ini merupakan proyek KP saya dan Haris Kasminto Aji di PLN S2JB Rayon Teluk Segera. Alat ini berfungsi untuk mengontrol dan memantau status LBS melalui SMS (Short Message Service).
LBS (Load Break Switch) adalah An electric switch in a circuit with several hundred thousand volts, designed to carry a large amount of current without overheating the open position, having enough insulation to isolate the circuit in closed position, and equipped with arc interrupters to interrupt the load current (http://www.answers.com/topic/load-break-switch). Intinya sih switch buat buka tutup jaringan, biasanya letaknya diatas tiang listrik tiga kabel dengan panel ditiang listrik tersebut. Berbeda dengan Circuit Breaker yang memilik fungsi proteksi, LBS memiliki fungsi untuk penelusuran gangguan. Contoh misalkan di sebuah pembangkit listrik berada di kabupaten A, pembangkit tersebut mendistribusikan listrik dengan urutan kabupaten B- kabupaten C- dan kabupaten D.. misalkan di kabupaten C ada gangguan, contohnya gempa dan perlu dilakukan pemadaman, maka perlu dibuka LBS nya,, kalo udah diperbaiki ditutup lagi, ketika menutup sering ada sparks, sehingga di LBS kadang ada gas SF6 buat mengatasi SPARKS tersebut.
Untuk mengontrol LBS ada dua cara, manual dan otomatis, manual dengan cara menggerakkan switch di LBS, (ini di Indonesia banyak banget yang kaya gini). Kalo yang otomatis menggunakan panel, di panel biasanya ada dua cara, LOCAL dan REMOTE, kalo LOCAL pake tombol-tombol yang ada dipanel tiang listrik, kalo REMOTE dengan memberikan sinyal pada pin-pin sinyal dipanel. Untuk memberikan sinyal biasanya digunakan RTU (Remote Terminal Unit) yang terhubung ke markas PLN, komunikasi antara markas PLN ke RTU biasanya menggunakan radio atau GPRS.
Alat yang saya buat ini komunikasinya berbasis SMS, kelebihannya adalah murah, modem SMS murah, sms murah, dan control atau minta statusnya juga by request, ga selalu minta informasi dari panel kaya GPRS. Kalo pake radio nyewa frekuensinya mahal (kata pembimbing KP saya). Dipanel saya taro sismin ATMEGA 16 + Modem Fastrack 1306B + Rangkaian Control dan Rangkaian Status. Saat ini, alat ini udah dipasang 5 buah di 5 LBS Bengkulu, berikut gambar alat yang di taro di panel.
Di markas PLN ditaro sebuah Master Box yang bentuknya kurang lebih seperti ini:
Itu versi 1, sebenernya ada versi 2 yang lebih canggih sedikit… komunikasi dari mikon ke modem memakai protocol AT Command (InsyaAllah nanti saya buat tutorialnya).
Penasaran cara kerjanya? Cek videonya aja langsung…
[video w="320" h="240"]http://www.youtube.com/watch?v=ubrIvFdBv6Q&feature=related[/video]
[video w="320" h="240"]http://www.youtube.com/watch?v=ffMDG3Ade-Q[/video]
Smoga dengan alat ini saya bias memajukan otomatisasi di Indonesia, tujuan otomatisasi bukanlah membuat malas manusia, tapi membuat manusia melakukan hal yang lebih mulia.
Leave a Reply
Post Meta
-
September 26, 2011 -
Experiment/ Project -
No Comments
-
Comments Feed


