Cover DVD/CD Ubuntu 8.04 Hardy Heron

Posted by snug | Berita Ubuntu | Monday 7 July 2008 7:03 pm

Gue iseng-iseng bikin Cover DVD dan CD untuk CD Ubuntu 8.04 Hardy Hebron, mungkin anda bisa bisa memanfaatkan untuk cover DVD/CD anda… hasil modifikasi yang udah gue buat bisa didownload aja versi PSDnya di http://www.ziddu.com/download.php?uid=brCenJ2oba%2BbnOKnaKqhkZSsZaqgmJam8 silakan anda bebas memodifikasi sendiri.

 

Cover DVD Ubuntu

Cover CD Ubuntu

Universitas Indonesia

Webserver : Xampp di Vista dan Lampp di Ubuntu

Posted by snug | Berita Ubuntu, Tips-Trik Ubuntu | Monday 7 July 2008 10:38 am

Pada sistem operasi windows, gue terbiasa menggunakan Xampp. XAMPP merupakan sebuah paket instalasi untuk PHP, APACHE dan MySQL. Dengan menggunakan XAMPP, kita tidak perlu lagi repot menginstall ketiga software itu secara terpisah. XAMPP dapat di download di http://www.apachefriends.org/en/xampp.html. Gue ngak usah cerita banyak tentang bagaimana install Xampp, soalnya semua serba otomatis deh. Selama tuh orang bisa baca tulis kayaknya pasti bisa nginstall. Bahkan buat yg ngak bisa bahasa Inggris pun kayaknya bisa deh, soalnya udah ada edisi bahasa indonesia. Tapi untuk lengkapnya bisa aja ke blog dari rekan Wahyu Pramsinto di http://away.blogsome.com/2007/05/28/cara-instalasi-xampp/

Masalah sedikit rumit pada instalasi di Ubuntu. Tapi akhirnya gw bisa juga, setelah melewati beberapa kendala. Cara-cara instalasi dan beberapa permasalahan yang terjadi coba gw tulis disini.

Cara mudah install webserver dengan XAMPP sudah ada paket MySQL, PHP, Perl dan lainnya. install XAMPP : download , extrak, dan start jadi deh….

  1. Download LAMPP versi baru disini http://www.apachefriends.org/en/xampp-linux.html#374
  2. Extrak file donload ke /opt dengan perintah sudo tar xvfz xampp-linux-1.5.4a.tar.gz -C /opt
  3. Jalankan xampp dengan perintah sudo /opt/lampp/lampp start
  4. Jika muncul pesan /opt/lampp/bin/mysql.server: 334: log_success_msg: not found, simply follow this instruction to edit your mysql.server file
  5. Ketik di konsol sudo gedit /opt/lampp/bin/mysql.server
  6. Pada baris pertama ganti dengan #!/bin/bash

Untuk Cek, jalankan Firefox lalu ketik: http://localhost

ok. XAMPP dah jalan

ohya kalo ada muncul pesan setelah start sbb;

/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found

Starting XAMPP for Linux 1.6.3…

/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found

/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found

XAMPP: Starting Apache with SSL (and PHP5)…

/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found

XAMPP: Starting MySQL…

/opt/lampp/lampp: line 74: arch: command not found

XAMPP: Starting ProFTPD…

XAMPP for Linux started.

tenang…. jangan takut, ketik lagi

sudo nano /bin/arch

isi dengan :

uname -m

keluar dan simpan, lalu ketikkan :

sudo chmod +x /bin/arch

ok. sekarang restart XAMPP dengan perintah;

sudo /opt/lamp/lampp restart

kira-kira akan keluar seperti ini D

Stopping XAMPP for Linux 1.6.4…

XAMPP: Stopping Apache with SSL…

XAMPP: Stopping MySQL…

XAMPP: Stopping ProFTPD…

XAMPP stopped.

Starting XAMPP for Linux 1.6.4…

XAMPP: Starting Apache with SSL (and PHP5)…

XAMPP: Starting MySQL…

XAMPP: Starting ProFTPD…

XAMPP for Linux started.

Permasalahan yang terjadi pada saat gw nginstall.

Lampp tidak mau berjalan karena ada program lain yang sedang berjalan

Cara ngatasi: Gunakan Synaptic Package Manager, cari semua paket apache, php, sql yang mungkin sudah terinstall. Remove aja. Abis itu restart LAMPP dengan terminal.

Sedikit bantuan, gunakan perintah-perintah pada terminal dengan perintah dibawah ini :

Usage: /opt/lampp/lampp <action>

start        Start XAMPP (Apache, MySQL and eventually others)

startapache  Start only Apache

startssl     Start only SSL support

startmysql   Start only MySQL

startftp     Start only ProFTPD

stop         Stop XAMPP (Apache, MySQL and eventually others)

stopapache   Stop only Apache

stopssl      Stop only SSL support

stopmysql    Stop only MySQL

stopftp      Stop only ProFTPD

reload       Reload XAMPP (Apache, MySQL and eventually others)

reloadapache Reload only Apache

reloadmysql  Reload only MySQL

reloadftp    Reload only ProFTPD

restart      Stop and start XAMPP

security     Check XAMPP’s security

php5         Activate PHP5

php4         Activate PHP4

phpstatus    Which version of PHP is active?

backup       Make backup file of your XAMPP config, log and data files

panel        Starts graphical XAMPP control panel

Setelah anda yakin sudah berjalan dengan baik perbaiki keamanan anda dengan perintah :

sudo /opt/lampp/lampp security

XAMPP: Quick security check…

XAMPP: Your XAMPP pages are secured by a password.

XAMPP: Do you want to change the password anyway? [no] y

XAMPP: Password: isi password anda

XAMPP: Password (again): isi password anda lagi

XAMPP: Password protection active. Please use ‘lampp’ as user name!

XAMPP: MySQL is accessable via network.

XAMPP: Normaly that’s not recommended. Do you want me to turn it off? [yes] n

XAMPP: MySQL has to run before I can check the security.

XAMPP: MySQL has to run before I can check the security.

XAMPP: ProFTPD has a new FTP password. Great!

XAMPP: Do you want to change the password anyway? [no] n

XAMPP: Done.

Permasalahan kedua yang terjadi adalah setelah saya membuat password root pada PHPMYADMIN, ternyata muncul tulisan error seperti : “phpMyAdmin tried to connect to the MySQL server, and the server rejected the connection” jangan bingung… cara mengatasi ikutin langkah berikut :

sudo gedit /opt/lampp/phpmyadmin/config.inc.php

tambahkan password yang anda isi pada config.inc.php :

/* Authentication type and info */

$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = ‘config’;

$cfg['Servers'][$i]['user'] = ‘root’;

$cfg['Servers'][$i]['password'] = ‘isi password anda’;

Permasalah Ketiga yang muncul.

Folder HTDOCS tidak Unwritable, cara mengatasi :

Make htdocs folder writable Sebelum kita menyimpan files kita dalam folder htdocs, Kita harus merubah dulu permissions sehingga folder tersebut menjadi writable. Dibawah ini adalah jalam termudah merubah change folder permission di Ubuntu.

Press ALT+F2 dan tulis “gksudo nautilus” dan RUN Run, setelah sebelumnya anda mengisi password anda.

tuju ke “/opt/lampp” dan klik kanan folder htdocs.

Pilih Tab Permissions dan  and Check semua  “Write” checkboxes, kemudian close

Sekarang folder htdocs anda sudah writable, Anda bisa menyimpan file anda di folder tersebut.

Universitas Indonesia

USB Device baru tidak terdeteksi di Vista = bug Vista

Posted by snug | Tips Trik Vista | Monday 7 July 2008 3:11 am

Masalah yang cukup sering dijumpai dalam penggunaan USB flash disk adalah tidak terdeteksinya perangkat tersebut oleh Windows. ini antara lain ditandai dengan tidak munculnya ikon “removable hardware” pada system tray. Tanda lain adalah tidak adanya drive USB flash disk di Windows Explorer.

Masalah ini cukup sering dijumpai pada komputer yang penggunaan sumber daya sistemnya (apalagi RAM) cukup tinggi sehingga pendeteksian keberadaan perangkat baru menjadi terganggu.

Berikut ini langkah-langkah untuk mengantur pendeteksian USB Disk secara manual di Windows Vista

Buka menu Add Hardware dengan cara mengklik [Start]>[Control Panel]>[Add Hardware]. Jika menu tersebut belum terlihat, klik [Switch to Classic View] yang ada di menu sebelah kiri. Setelah menu tersebut dipilih, maka akan muncul wisaya yang menuntun pada proses pendeteksian hardware, Klik [Next] Sistem selanjutnya akan memeriksa keberadaan hardware baru yang sudah tertancap namun belum terdeteksi. Kalau USB flash disk sudah berhasil dikenali, muncul salah satu hal dari hal-hal berikut ini : Muncul menu autorun, Pernyataan bahwa USB flash disk mendukung koneksi USB yang lebih cepat, Muncul ikon “Removable hardware “pada systen tray dan Muncul dirive baru di Windows Explorer atau My Computer. Kalau salah satu hal tersebut terjadi, pendeteksian tidak perlu diteruskan. Klik [Cancel] pada tampilan berikutnya. Nah, biar enggak bolak-balik Control Panel setiap kali ada perangkat USB yang dicolok, buatlah shortcut [Add Hardware] di Quick Launch Toolbar. Langkah-langkah seperti berikut ini.

Buka Control Panel dan ubah tampilannya ke mode “klasik” (switch to Classic Mode) seperti langkah 1 di atas.Seret ikon Add Hardware dan jatuhkan ke Quick Launch Toolbar. Kalau toolbar tersebut belum muncul, Anda dapat mengaktifkannya dengan klik kanan pada taskbar, klik [Propertis]>[Taskbar]. Kemudian, beri tanda centang pada [Show Quick Launch].

Jika cara diatas belum bisa juga, kemungkinan itu adalah bug dari Vista.

Ketika mencoba menginstall sebuah device baru pada USB port (seperti a USB flash disk, mouse, printer, video card, etc.), Windows Vista melaporkan bahwa tidak ada driver ditemukan untuk device baru anda, bahkan denga cara manual dengan menggunakan CD Driver atau device hardwar lainnya, tetep aja si kompie bego mengatakan tidak ada drivernya. alias nongol tulisan [no driver found error]. Menurut hasil penelusuran dari primbon eyang Google, dinyakan bahwa itu adalah Bug dari Windows Vista, terutama pada Vista RC1 yang ternyata belum juga didapat solusinya.

Hal ini disebabkan karena sebuah file INFCACHE.1 yang rusak. File ini mempunyai atribut Hidden [H] dan merupakan file sistem sehingga mempunyai akses yang terbatas, dan dapat ditemukan dalam c:\windows\inf. File ini disimpan bersama dengan file-file driver lainnya yang berupa file INF. Anda harus memperbaiki masalah ini.

Untuk FIle ini langkah pertama adalah melakukan perubahan setting ijin sekuriti (permission security)yang memberikan ijin KONTROL PENUH kepada User Administrator atau FUll Kontrol kepada ACCOUNT Vista anda. Dibawah ini adalah langkah2 berikutnya :

  1. Buka Windows Ekplorer  (right click Start > Explore) Pada bar tulis c:\windows\inf dan tekan ENTER
  2. Right click on the file INFCACHE.1
  3. Select Properties
  4. Click on the Security tab
  5. Click “Edit” to edit permissions
  6. Set to “Full Control” and click ok
  7. Move or delete the file INFCACHE.1
  8. Try to install the device again.

Hal ini mungkin terjadi beberapa kali, terutama pada komputer yang sering memasukan USB Device baru, Tapi ulangi aja langkah-langkah diatas pada file INFCACHE.1 Semoga berhasil

Universitas Indonesia