Tag Archives: blok 2

Bentuk-bentuk Pelayanan Kesehatan

Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (Primary health care) Pelayanan yang lebih mengutamakan pelayanan yang bersifat dasar dan dilakukan bersama masyarakat dan dimotori oleh: -          Dokter Umum (Tenaga Medis) -          Perawat Mantri (Tenaga Paramedis) Pelayanan kesehatan primer (primary health care), atau pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan kesehatan yang paling depan, yang pertama kali diperlukan masyarakat pada saat [...]

Indikator Sehat

Indikator sehat menurut WHO: Berhubungan dengan status kesehatan masyarakat       Indikator komprehensif  Angka kematian kasar menurun Rasio angka moralitas proporsional rendah Umur harapan hidup meningkat     Indikator spesifi Angka kematian ibu dan anak menurun Angka kematian karena penyakit menular menurun Angka kelahiran menurun   Berhubungan dengan pelayanan kesehatan rasio antara pelayanan kesehatan [...]

Prinsip-prinsip pokok Ilmu Kesehatan Masyarakat

Lebih mengutamakan usaha promotif dan preventif daripada    kuratif Dalam melaksanakan usaha-usaha promotif dan preventif selalu menggunakan biaya serendah-rendahnya dengan mengharap hasil yang sebaik-baiknya Berlandaskan pada kegiatan masyarakat sebagai pelaku (subjek) maupun sasaran (objek), dengan kata lain dari, oleh dan untuk masyarakat Selalu melibatkan masyarakat sebagai pelaku melalui kegiatan yang terorganisasi Harus diangkat dari masalah-masalah kesehatan [...]

Sejarah Kesehatan Masyarakat

Perkembangan Filsafat Kesehatan dari Zaman ke Zaman (Soemadi, 2004:3-4) 1.    Zaman Takhayul (Magic Age) Di Zaman ini, penyakit dianggap disebabkan oleh roh jahat yang mengasai tubuh pasien. Jadi, tujuan pengobatannya adalah mengusir roh jahat dengan jimat-jimat atau mantera-mantera. 2.    Zaman Pengalaman (Empiric Age) Pengobatan dilakukan dengan daun-daun, rempah-rempah, jamu-jamu, dan sebagainya, menurut pengalaman turun temurun. [...]

Hubungan Dokter Gigi dengan Ilmu Pengetahuan

Mengikuti secara aktif perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta etika merupakan suatu kewajiban dari seorang dokter gigi terhadap dirinya sendiri. Hal ini tercantum dalam Kode Etik Kedokteran Gigi Indonesia Bab IV pasal 18. Dengan mengikutisecara aktif, kompetensi seorang dokter gigi akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi.

Hubungan Dokter Gigi dengan Masyarakat

Dalam membina hubungannya dengan masyarakat, seorang dokter gigi dapat menjadikan Kode Etik Kedokteran Gigi sebagai landasan. Pasal 6 yang berbunyi “Setiap Dokter Gigi di Indonesia dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, wajib bertindak sebagai motivator, pendidik dan pemberi pelayanan kesehatan (promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif)” menggambarkan kewajiban seorang dokter gigi terhadap masyarakat. Pelayanan kesehatan yang [...]

Hubungan Dokter Gigi dengan Teman Sejawatnya

Berikut beberapa penjelasan singkat hubungan apa saja yang berlaku antara dokter dengan teman sejawatnya. Memperlakukan teman sejawatnya sebagaimana ia sendiri ingin diperlakukan Wajib memelihara hubungan baik dengan teman sejawat, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan profesi. Pengalaman atau pengetahuan yang diperoleh hendaknya diinformasikan kepada teman sejawat yang lain. Sopan santun dan saling menghargai sesama [...]

Hubungan Dokter Gigi dengan Perawat Gigi

Dalam praktiknya, dokter gigi tidak sendirian melainkan membutuhkan orang lain seperti perawat gigi maupun tenaga medis lainnya. Dokter gigi membutuhkan perawat untuk membantunya dalam proses perawatan pasien. Tugas atau peran dari perawat gigi sendiri di tempat-tempat praktik beragam. Perawat gigi berperan mendampingi dokter gigi saat  pasien menjalankan perawatan, membantu dokter dalam pembuatan segala hal yang [...]

Hak dan Kewajiban Dokter vs Hak dan Kewajiban Pasien

Hak Pasien : Hak atas informasi Hak memberikan persetujuan Hak memilih dokter Hak memilih sarana kesehatan Hak atas rahasia kedokteran Hak menolak perawatan Hak menolak suatu tindakan medis tertentu Hak untuk menghentikan pengobatan/perawatan Hak atas second opinion Hak melihat rekam medik Kewajiban Pasien : Memberikan keterangan, penjelasan, sebanyak mungkin tentang penyakitnya. Mentaati petunjuk atau instruksi [...]

Prinsip Etika

Prinsip-prinsip Etika : Autonomy : otonomi Nonmaleficience: bersifat tidak merugikan Beneficience : bermanfaat, berbuat baik Justice : adil KKI dalam bukunya Penyelenggaraan Praktik Kedokteran yang Baik di Indonesia menyatakan bahwa : Praktik kedokteran Indonesia mengacu kepada 4 kaidah dasar moral yaitu : a) Menghormati martabat manusia (respect for person). Menghormati martabat manusia. Pertama, setiap individu [...]