Saya lagi ujian akhir semester, jadi mungkin nggak sempat membalas di blog saya yang satunya. Lagipula ada alasan lain mengapa saya belum balas komen-komen disitu.
***
Oke, jadi belakangan ini sedang ribut perkara SIMAK UI di kampus saya. Apa itu SIMAK UI? SIMAK UI (Seleksi Masuk UI) adalah semacam ujian mandiri yang diselenggarakan secara mandiri oleh Universitas Indonesia. Mirip-mirip Ujian Masuk Bersama (UMB) setahun yang lalu; mungkin juga menyerupai Ujian Masuk UGM dan ITB. Konon, SIMAK UI ini harganya relatif lebih mahal daripada lewat jalur SNMPTN.
Nah, di kampus saya ini belakangan terjadi kontroversi mengenai SIMAK UI. Ada yang pro, ada yang kontra. Dari yang saya tahu, kebanyakan yang kontra datang dari kalangan mahasiswa. Dari yang saya tahu lagi, argumen yang paling populer adalah mengenai “komersialisasi UI” (mungkin karena biayanya yang mahal) dan “orang berduit pun bisa masuk UI” — dalam artian, masuk UI pun nggak sesulit dulu.
.
Kayaknya, sebagian yang kontra itu hanya sekedar arogansi. Sebagian yang mengklaim anti-SIMAK UI, yang protes karena harganya itu, hanya tidak mau membuka peluang lebih besar bagi setiap orang untuk masuk UI. Maksud saya begini; mereka (para anti-SIMAK) masuk UI dengan susah payah, tapi begitu melihat di kesempatan berikutnya orang lain bisa masuk UI dengan lebih mudah, kerja keras mereka jadi terasa “sia-sia” dong?
Karena itu muncul penentangan — dalam lubuk hati terdalam, sepertinya para anti ingin agar tingkat kesulitan tetap sama. Entah kenapa mengingatkan saya akan poros setan senioritas.
.
Anda tidak setuju? Silakan didebat. Toh pendapat saya ini masih mentah sekali.
December 12th, 2008 at 16:46
good post bro..
December 13th, 2008 at 10:01
sebelumnya saya ingin sedikit mengkoreksi pernyataan anda, anda tahu tidak kalo SIMAK UI itu belum ada SK rektor nya? Itu berarti baru sekedar wacana tapi sudah langsung dipublikasikan besar-besaran tanpa adanya landasan hukum yang sudah pasti. Simak ui hanya diadakan di 40 kota. apakah orang yang diluar 40 kota tersebut tidak berhak untuk kuliah di ui juga? coba renungkan, apakah kita rela kehilangan para pemenang olimpiade sains yang rata-rata tinggal di luar 40 kota tersebut. Dan setahu saya baru 20 kota yang menyatakan siap menyelenggarakan simak ui, namun kita tidak tahu makna siap bagi mereka itu seperti apa. Selain itu pelaksanaan simak ui yang lebih awal dari UAN membuat siswa menjadi bingung menentukan prioritas belajarnya. Kita disini para anti simak bukannya merasa iri terhadap mereka yang dapat dengan mudah masuk ui, tetapi kami sadar bahwa tidak semua orang mampu membeli formulir yang katanya harganya mencapai setengah juta.apakah anda tidak memikirkan orang orang genius di luar sana tetapi tidak memiliki kemampuan financial yang mencukupi.apakah anda rela kampus rakyat ini diswastanisasi oleh pihak rektorat?
December 13th, 2008 at 23:31
@hack:
Thx komennya.
@rizka:
Soal SIMAK UI yang hanya dilaksanakan di 40 kota, dari info yang saya dapat dari Humas UI, 40 kota itu pula yang mengadakan SNMPTN. Kalau pun tidak berkesempatan masuk lewat SIMAK UI — karena halangan UN ataupun harga formulir yang mahal — tidak ada yang salah dengan lewat jalur biasanya kan: SNMPTN?
Setahu saya, adanya SIMAK UI bukan berarti meniadakan SNMPTN. Orang kalau mau masuk UI ya tetap bisa lewat jalur SNMPTN, seperti biasanya. Rasanya tidak ada yang dirugikan, bahkan peluang untuk masuk semakin besar.
Kecuali alasannya untuk membatasi orang yang bisa masuk UI itu tadi.
December 13th, 2008 at 23:33
*ralat baris terakhir:
December 14th, 2008 at 19:16
saya mw ngasih koment dikit.
setiap kebijakan pasti ada pro dan kontra. pasti ada untung dan rugi. tapi mari kita renungkan mana yang lebih besar untung daripada rugi yang ditimbulkan oleh suatu kebijakan.
masalah SIMAK UI ini kita harus berusaha berfikir kritis. masih ingatkan klw berpikir kritis merupakan hal yang utama dimiliki mahasiswa UI, sewaktu OBM kita dilatih untuk berpikir kritis tersebut.
kita lihat untungnya terlebih dahulu, simak dapat memperbesar peluang adek2 kita untuk masuk UI.
kerugiannya, simak menswastanisasikan kampus rakyat atau kampus perjuangan kita.
saya bukan mau bela salah satu kubu, tapi saya hanya ingin rekan2 merenungkan segi negatif dan positifnya. jangan bertengkar kata2 melalui b;og begini. kita harus menjaga nama baik kampus kita, jadi saya harap stop bertengkar lwt blog. skrg berpikir dulu, apabila udah tau gambaran ttng SIMAK, barulah ditulis di blog ato website. ok rekan2
December 14th, 2008 at 21:29
Lha saya ngga berniat bertengkar kok. Ngasih opini mentah aja. Ndak ada salahnya, kan?
Kalo ternyata pendapat saya salah ya tolong dibantah.
Saya sebenarnya masih agak bingung dengan konsep ini. Jadi, apakah ini perkara “all about a name”?
Mohon pencerahannya.
December 17th, 2008 at 17:10
gak update lagi nih dip?
December 17th, 2008 at 23:35
Barusan di-update.
January 15th, 2009 at 19:58
permisi mbak2 dan mas2.. ^^
sy pnya info yg cukup valid tentang SIMAK UI. Interval Kepercayaannya 99% deh.. suer.. hehe
Jadi perlu dicatat bahwa SIMAK UI BUKAN UJIAN MANDIRI!!
UJIAN MANDIRI adalah ujian yang dilaksanakan untuk orang2 yg nantinya bersedia membiayai biaya operasional pendidikannya secara mandiri (tanpa subsidi dari perguruan tinggi) dan ada SEJUMLAH SUMBANGAN PENDIDIKAN pada saat seleksinya.
Sedangkan SIMAK UI>> Biaya masuk dan biaya kuliahnya persis sama dengan SNMPTN. TANPA SUMBANGAN apapun saat ujian masuk.
Jadi intinya, SIMAK UI tuh SAMA dengan SNMPTN, hanya saja penyelenggaranya hanya UI.
Masuk lewat SIMAK lebih gampang???
Sayangnya pernyataan ini sama sekali tak logis. Kalau ujian mandiri di PT lain dianggap lebih mudah karena turut mempertimbangkan sumbangan pendidikan. Tapi, SIMAK UI biayanya sama saja dengan SNMPTN dan juga diadakan di banyak lokasi (40 lokasi) yang tadinya kalau SNMPTN memilih berbagai PT tapi di SIMAK UI semuanya milih UI. Jadi justru lebih logis kalau persaingan akademis masuk UI menjadi lebih ketat lewat SIMAK UI.
Hal ini juga telah terbukti, bahwa perbandingan antara jumlah mahasiswa yang diterima dengan jumlah pendaftar UI pada tahun 2008 lebih kecil pada UMB dibanding dengan SNMPTN (padahal yg diterima di SNMPTN jumlahnya lebih dikit)
begituu..
semoga bisa membantu..
January 18th, 2009 at 3:05
Nah, ada yang mau mendengarkan kata mbak ran?
January 18th, 2009 at 21:11
Walah ,,,
Meskipun dibilang ” a r o g a n s i “, tapi UI teteup laku keraz, Euy ,,,
January 21st, 2009 at 22:47
Fiuh ternyata bnyk yg g stuju anak ui
simak ui….
Padahal kyk simak ma snmptn mirip2 wae
cman ada program pemulus jalan buat yg tajir….
January 29th, 2009 at 21:01
tanya donk,,
jd emank d simak ui emank ad jalur2 belakang gtu y?
January 30th, 2009 at 2:02
@lanie:
Haha, yang arogan itu kampusnya apa mahasiswanya?
@Riku kaitani:
Begitulah.
Yaa, mas/mbak coba baca kata mbak ran.
@aYyu_:
Wah, entah ya. Kalo jalur belakang kayaknya di setiap hal ada deh.
February 27th, 2009 at 18:03
sebenarnya…….
yang membuat orang2 kontra SIMAK UI tuh apanya sih?
Apakah…….
A. Biaya formulir (kalo ini kan ada macem2,tgntung mau pilih brpa jurusan)
B. Kualitas soal (padahal soalny aja pada ga tau kyk gmna)
C. Waktu pelaksanaannya (sebelum UN gitu)
D. Pilihan jurusannya ada yang sampe 8 (campur2 sih programnya)
E. lain-lain.
Gw pengen tau aja sih.
Thanx.
March 3rd, 2009 at 17:37
SIMAK UI diperdebatkan??
justru argumen anda yg kontra akan mnghancurkan argumen anda sendiri!
sbnrnya inti maslahnya apa?apa krn anda msk UI bukan lewat SIMAK?? toh nti juga ada SNMPTN kan?? justru mnutur saya, dg adanya SIMAK malah byk siswa di indonesia mlah sng!krn peluang lebih masuknya gde.klo lwt SNMPTN mah ksian org yg memang obsesi bgd bwt msk UI tpi ga lulus. SIMAK mahal ya wajar,kn sblm UAN dan sblm SNMPTN,jadi ibaratnya siswa blm lulus UAN tpi kaki sblahnya udah di UI.biaya ga mslah,toh ttep aja SIMAK di sleksi juga kan?ga asal org yg byk msuk UI yg gampang msuk UI.oke
intinya, gw PRO
March 4th, 2009 at 14:46
Wui,
Numpang tanya,
Jumlah manusia yg ikut simak brapa orang,??
March 6th, 2009 at 2:03
@sterpatrz:
Nggak tau. Yuk, sama-sama ditanya.
@nelson:
Saya ngga kontra, kok.
Argumen siapa, mas/mbak?
@Buya.stan:
Wah, kurang tahu. Coba kontak mbak Ran yang komen sebelumnya.
March 19th, 2009 at 19:25
SIMAK udah dilaksanakan dan saya lagi tunggu hasilnya…
Semoga dikasih yang terbaik deh…
amin…
September 9th, 2009 at 3:56
Live Sex Show and Webcams with hot amateur girls ready to make your fantasies come true.
September 24th, 2009 at 0:43
wadepak.
komen apaan itu