<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harry Surjadi</title>
	<atom:link href="http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Mar 2012 19:31:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Mempelajari dan Membandingkan Kapital Sosial Desa  Tenggilis Rejo dan Bayeman, Pasuruan, Jawa Timur</title>
		<link>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2010/08/27/mempelajari-dan-membandingkan-kapital-sosial-desa-tenggilis-rejo-dan-bayeman-pasuruan-jawa-timur/</link>
		<comments>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2010/08/27/mempelajari-dan-membandingkan-kapital-sosial-desa-tenggilis-rejo-dan-bayeman-pasuruan-jawa-timur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 15:15:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Tesis ini adalah penelitian eksploratif menggunakan piranti Social Capital Integrated Questioner yang dikembangkan Bank Dunia untuk memahami dan membandingkan kapital sosial dan indikator sosial lainnya dari dua desa berdekatan yaitu Desa Tenggilis Rejo dan Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2010/08/27/mempelajari-dan-membandingkan-kapital-sosial-desa-tenggilis-rejo-dan-bayeman-pasuruan-jawa-timur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Komunitas</title>
		<link>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/07/11/ekonomi-komunitas/</link>
		<comments>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/07/11/ekonomi-komunitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 13:15:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sociology of Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Kata-kata “neo-kapitalis” ikut muncul ketika SBY mengumumkan Boediono sebagai cawapresnya. “Neo-kapitalis” seakan-akan lawan kata dari “ekonomi kerakyatan.” Boediono dan tim kampanye SBY-Boediono “mati-matian” membatah tuduhan itu dengan segala jurus, informasi, dan data, yang menunjukkan bahwa Boediono juga berperspektif “ekonomi kerakyatan.” Selain JK-Wiranto, pasangan Mega-Prabowo ikut menyanyikan lagi “ekonomi kerakyatan” atau ekonomi pro-rakyat. Tetapi sejauh ini, tidak ada penjelasan utuh mengenai “ekonomi kerakyatan” yang dimaksud tiga pasangan capres-cawapres itu. Tulisan ini membahas ekonomi komunitas sebagai bentuk alternatif ekonomi kapitalis atau sebagai ekonomi non-kapitalis.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/07/11/ekonomi-komunitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EKSKLUSI SOSIAL, GENDER, DAN PEMBANGUNAN</title>
		<link>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/15/eksklusi-sosial-gender-dan-pembangunan/</link>
		<comments>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/15/eksklusi-sosial-gender-dan-pembangunan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 03:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sociology of Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Eksklusi sosial adalah proses yang menghalangi atau menghambat individu dan keluarga, kelompok dan kampung dari sumber daya yang dibutuhkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, ekonomi, dan politik di dalam masyarakat dengan utuh. Proses ini terutama sebagai konsekuensi dari kemiskinan dan penghasilan yang rendah, tetapi bisa juga dampak dari faktor lain seperti diskriminasi, tingkat pendidikan yang rendah, dan merosotnya kualitas lingkungan. Melalui proses inilah individu atau kelompok masyarakat untuk beberapa periode waktu kehidupan terputus dari layanan, jejaring sosial, dan peluang berkembang yang sebenarnya dinikmati sebagian besar masyarakat (Pierson, 2002).]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/15/eksklusi-sosial-gender-dan-pembangunan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembangunan dan Industrialisasi</title>
		<link>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/11/pembangunan-dan-industrialisasi/</link>
		<comments>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/11/pembangunan-dan-industrialisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 18:44:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sociology of Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Paper ini mencoba menyarikan lima artikel mengenai pembangunan dan industrialisasi dengan menggunakan contoh Afrika Selatan yang menjadi sub-bab buku kumpulan artikel “Development: Theory, Policy, and Practice” dengan editornya Jan K Coetzee, Johann Graaff, Fred Hendricks, dan Geoffrey Wood. Paper pertama yang ditulis oleh Andries Bezuidenhout membahas kebijakan industri (Industrial Policy).]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/11/pembangunan-dan-industrialisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Komunitas Sebagai Alternatif Ekonomi Arus Utama</title>
		<link>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/04/03/ekonomi-komunitas-sebagai-alternatif-ekonomi-arus-utama/</link>
		<comments>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/04/03/ekonomi-komunitas-sebagai-alternatif-ekonomi-arus-utama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 12:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sociology of Development]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Krisis finansial global, yang awalnya dari Amerika Serikat, sudah hampir dua tahun berlangsung. Bagaimana krisis bisa terjadi? Apakah ini kegagalan ekonomi arus utama (mainstream economy)? Mungkin ekonomi komunitas (community economy) bisa menjadi alternatif yang lebih menyejahterakan.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/04/03/ekonomi-komunitas-sebagai-alternatif-ekonomi-arus-utama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>