AJAX and Web 2.0 Security

Universitas Indonesia
Posted under Uncategorized by gregorius.handoyo on Friday 12 February 2010 at 3:04 PM

Sejarah Web

Sejarah Web
Sejarah Web bermula di European Laboratory for Particle Physics yang lebih dikenal dengan nama CERN (Consei European pour la Recherce Nuclaire), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. Pada bulan Maret 1989, Tim Berners-Lee dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik.

Bulan Desember 1990, Tim Berners-Lee berhasil membuat semua perangkat yang dibutuhkan agar Web dapat bekerja, seperti: Web browser yang pertama WorldWideWeb (yang juga merupakan Web editor), Web server pertama (info.cern.ch), dan halaman Web yang pertama yang menjelaskan tentang proyek tersebut.

Pada tanggal 6 Agustus 1991, Tim Berners-Lee menulis resume singkat dari proyek World Wide Web di kelompok diskusi alt.hypertext. Tanggal ini di tandai sebagai pertama kali Web muncul secara publik di Internet.

Referensi

http://www.kamusilmiah.com/it/sejarah-world-wide-web/
http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web
http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Cuplikan_Sejarah_Web

Universitas Indonesia
Posted under Tugas by gregorius.handoyo on Tuesday 9 February 2010 at 9:43 PM

Gregorius Handoyo

Nama : Gregorius Handoyo

NPM : 0606078342

Fakultas/Program Studi : Fakultas Teknik/ Teknik Komputer

TTL : Jakarta 12 Mei 1988

Hoby : main game-pc

Motto : Slow down

Universitas Indonesia
Posted under Tugas by gregorius.handoyo on Tuesday 9 February 2010 at 5:11 PM

Mari lihat macam Tarian di Indonesia..

View Kebudayaan Indonesia in a larger map

Universitas Indonesia
Posted under Uncategorized by gregorius.handoyo on Friday 11 December 2009 at 3:11 PM

Visual Studio Team System 2008 dan Team Foundation Server 2008


Pada tanggal 5 Mei 2009, mata kuliah Manajemen Proyek IT diganti dengan kuliah tentang Microsoft Visual Studio Team System 2008 dan Team Foundation Server 2008 dengan pembicara dari alumni UI bernama Fuadi Rosma Hidayat di Chevron Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Disini saya berusaha untuk berbagi ilmu dengan teman-teman dari hasil seminar kemarin dan pengetahuan saya tentang Visual Studio Team System & Team Foundation Server yang saya dapatkan dari luar.

Sebagai gambaran umum dari seminar kemarin adalah Team Foundation Server merupakan family dari Visual Studio Team System. TFS adalah platform terintegrasi untuk membantu kolaborasi proyek pengembangan perangkat lunak. Sedangkan VSTS memberikan kesempatan pada semua orang dalam proyek pengembangan perangkat lunak untuk berkontribusi sesuai dengan perannya dalam satu system terintegrasi. Dalam Bahasa yang lebih sederhana TFS adalah infrastruktur yang mendukung VSTS dapat bekerja maksimal.

Untuk lebih mendalam mengenai topik yang dibawakan Mas Fu, mari kita mengulas Visual Studio terlebih dahulu. Visual studio team system merupakan suatu platform yang memungkinkan kolaborasi secara real-time dari semua anggota tim pengembangan perangkat lunak dan mendukung implementasi Software Development Life Cycle (SDLC) dan memungkinkan semua anggota tim dapat bekerja secara lebih efektif dan efisien, secara virtual, bahkan memungkinkan anggota tim untuk bekerja tidak di tempat yang sama. Dari segi pemrograman dalam membuat suatu software, VSTS mendukung beberapa bahasa program diantaranya C/C++, C#, VB.NET, dll.

Membuat sebuah solusi IT yang baik pada masa kini memiliki tantangan semakin berat dimana kebutuhan untuk dapat membuat dan memaintain suatu solusi IT semakin Complex. Sebuah aplikasi yang complex memerlukan team yang terdiri dari berbagai macam disiplin yang karenanya komunikasi antara team menjadi komponen dasar untuk mencapai kesuksesan dari suatu solusi IT.


Dalam hal membuat suatu aplikasi software sendiri banyak sekali metodologi yang dikembangkan seperti MSF misalnya. Dimana dengan metodologi ini pembuatan suatu aplikasi dilakukan dengan menggunakan software development life cycle yang dijalankan dengan menggunakan team model. Masing-masing team memiliki tugas dan tanggung jawab atas suksesnya project yang dibuat. Visual Studio Team System di kembangkan oleh Microsoft untuk menjawab kebutuhan atas Software Development Life Cycle (SDLC) agar dapat menghasilkan suatu tools yang produktif yang menawarkan integrasi bisnis yang kuat dan berfungsi untuk software life cycle tools.


Adapun team model dari software development yang ada dalam visual studio team system terdiri atas :

  • Architects : Visual Studio Team Architect terdiri atas tools yang terintegrasi dan produktif yang digunakan untuk membuat solusi yang berorientasi Service Oriented Aplication yang di desain dari kebutuhan dari lingkungan development yang dikembangkan.
  • Developer : Visual Studio Team Developer melengkapi kebutuhan developer dalam hal melakukan static analisis, code profilling, code coverage serta unit testing tools yang memungkinkan team development dapat melakukan desain yang berkwalitas sesuai dengan jadwal dan melingkupi software livecycle.
  • Tester : Visual Studio Team Tester dilengkapi dengan kemampuan untuk dapat melakukan testing dengan tools yang dibuat untuk dapat mengatur dan membuat suatu test skenario termasuk unit testing, manual test, web test dan advance loading testing yang memungkinkan tim tester untuk melakukan varifikasi atas performance dari aplikasi yag dibuat.
  • Project Manager: Visual Studio team Foundation memberikan bantuan dalam hal project management dengan kemampuan untuk dapat berintegrasi dengan tools project management seperti : Microsoft Excel, Microsoft Project dan Windows Sharepoint Service. Dengan kemampuannya berintegrasi dengan Microsoft Office, project manager tidak lagi melakukan manual mapping data dengan data yang digunakan oleh team enginer. Project status dan drill down dari stakeholder dapat dilihat pada sebuah dashboard pada project site. Report – report yang lengkap disajikan dalam bentuk matrik yang dikumpulkan melalui suatu workflow dari team project yang ada.
  • Team Development : Visual Studio Team Foundation juga mendukung kolaborasi antara team yang memungkinkan organisasi dengan mudah melakukan pengaturan dan tracking terhadap progress dan status dari softwere developement project. Dalam hal melakukan tracking Visual Studio Team System memiliki kemampuan untuk melakukan work item tracking system dan Enterprice Class Source Code Control.

Seperti yang telah digambarkan terlebih dahulu pada tulisan saya di atas, bahwa Team Foundation Server adalah platform terintegrasi untuk membantu kolaborasi proyek pengembangan perangkat lunak, dalam hal ini TFS dapat dikatakan sebagai tool pembantu dalam manajemen pengembangan software project.TFS menyediakan source control repository, work item tracing, dan reporting service.

Demikian resume yang saya dapat berikan dari hasil seminar tentang Visual Studio Team System & Team Foundation Server 2008. Mohon maaf jika info ini sedikit membingungkan karena saya disini pun masih terhitung newbie. Jika ada tambahan dari teman-teman sekalian, saya persilahkan..

Sekian dan terima kasih..


Gregorius Handoyo

0606078342

Universitas Indonesia
Posted under Uncategorized by gregorius.handoyo on Monday 11 May 2009 at 10:56 PM