VIRTUAL LINUX SERVER (LVS)

      LVS digunakan sebagai load balancer pada jaringan. Load bancer maksudnya adalah cara untuk menjalankan server secara virtual. Sebagai contoh, suatu jaringan memiliki banyak server yang bekerja secara bersamaan. Saat komputer client mengakses jaringan maka server akan merespon. Jika ada banyak client yang mengakses maka dibutuhkan pembagian beban kerja pada tiap server, inilah yang dikerjakan oleh load balancer. seperti gambar dibawah ini

      Ada beberapa cara yang digunakan sebagai metode penjadwalan tiap load balancer:

  •  Round-Robin (ip_vs_rr.c)
  •  Weighted Round-Robin (ip_vs_wrr.c)
  •  Least-Connection (ip_vs_lc.c)
  •  Weighted Least-Connection (ip_vs_wlc.c)
  •  Locality-Based Least-Connection (ip_vs_lblc.c)
  •  Locality-Based Least-Connection with Replication (ip_vs_lblcr.c)
  •  Destination Hashing (ip_vs_dh.c)
  •  Source Hashing (ip_vs_sh.c)
  •  Shortest Expected Delay (ip_vs_sed.c)
  •  Never Queue (ip_vs_nq.c)
  • 6 thoughts on “VIRTUAL LINUX SERVER (LVS)

      • Untuk saudara Adhitya : Linux VIrtual Server ini fungsinya seperti polisi lalu lintas yang mengatur lalu lintas data yang menuju ke server (saat mengakses suatu situs). Untuk masalah video tutorial, saya tidak memilikinya, dan jika berniat menelusuri lebih lanjut cobalah mencari video tentang cluster agar tidak pusing dengan konfigurasi linux virtual server ini

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>