Memang suatu pekerjaan yang melelahkan untuk orang seperti diat, di akhir tahun…

ngamen dan mengisi materi pelatihan di Suatu acara pelatihan tingkat nasional.

udah kedua kalinya ini diat mengisi, dan membimbing para pengguna Sistem Informasi Akreditasi Sekolah Madrasah, di griya Astoeti, cisarua puncak. tahun kemarin kita di minta bantuannya untuk menjadi team teknis di pelatihan ini.

alhamdulillah sukses juga… sekarang adalah hari ketiga dari pelatihan ini. namun masalah utama yang di hadapi, adalah masalah kesehatan,  bagian perut ini selalu menjadi masalah kalau ke daerah puncak. tapi alhamdulillah juga banyak teman2 yang memberikan perhatiannya…

mudah2an jumat aku akan turun ke gunung. kembali lagi ke kota menjalani aktifitas sehari-hari.

Pelatihan Komputer Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah. tanggal 1 – 5 Desember 2008.

alhamdulillah udah 2 tahun ini, aku dipercaya sebagai salah seorang intstruktur merangkap pembicara pada salah satu materi.

Sekarang udah jam 2.19 WIB, mata udah berasa kantuk seh, ditambah udara dinginnya Puncak, cisarua bogor…. yah besok kita akan mulai merencanakan materi yang telah di persiapkan jauh2 hari.. mudah2an seh besok sampai dengan acaranya kelar sukses berat…

Wish Me Luck yah semuanya.. mudah2an acara pelatihan ini lancar dan sukses….

Konsep sekolah bertaraf internasional (SBI) masih banyak yang mempertanyakan, sebab sampai saat ini masih banyak guru yang belum mengetahui secara pasti konsep dan esensi SBI.

Hal itu terungkap dalam acara diskusi bertajuk SBI vs Sekolah Nasional, di Jakarta, Selasa (9/9) malam. Acara yang dimediatori Sampoerna Foundation itu menghadirkan sejumlah guru dan pengamat pendidikan.

“Sampai saat ini, berdasarkan pengalaman di lapangan, SBI dan SSN (Sekolah Standar Nasional) terkendala fasilitas dan sumber daya manusia,” ujar Kepala Sekolah SMAN 3 Depok, Jawa Barat, Achmadi.

Achmadi menuturkan, SMAN 3 Depok ditetapkan menjadi SSN. Karena itu, sekolah tersebut tengah berusaha keras bagaimana meningkatkan kualitas guru dan fasilitasnya.

“Sebenarnya, tidak hanya kami, tapi banyak guru pun tidak mengerti apa konsep sesungguhnya SBI. Peningkatan sumber daya manusianya pun terkendala,” katanya.

Dia mengemukakan, fasilitas dinilai sebagai salah satu kendala utama. Sebab, dalam petunjuk SBI, fasilitas merupakan salah satu prioritas. “Ini juga sangat merepotkan. Belum lagi, pengajar yang harus fasih berbahasa Inggris,” ucapnya.

Pandangan serupa disampaikan pengamat pendidikan, Andri Nurcahyani, bahwa esensi SBI yang diusung pemerintah sebenarnya tidak jelas. “Apa esensi dari pengembangan SBI? Apakah SBI ini begitu penting dalam menjawab tantangan global dan cenderung mengabaikan nilai-nilai keindonesiaan kita” tuturnya.

Dia mengungkapkan, jauh sebelum SBI dirintis Pemerintah, sudah banyak sekolah justru mengembangkan model pembelajaran yang sudah maju. “Tanpa menyebut sekolah-sekolah itu SBI, ternyata proses pendidikan di sekolah-sekolah itu sudah di atas standar yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Apalagi, katanya, banyak sekolah yang minim fasilitas dan sumber daya manusia (SDM). Akibatnya, banyak sekolah yang ingin menjadi SBI hanya sekadar pencitraan saja, bukan konsep dan esensi pembelajarannya.

Rendah Diri

Sementara itu, Dewan Pembina The Centre for The Betterment of Education, Ahmad Rizali mengemukakan, di tingkat kebijakan SBI adalah sebuah konsep yang mencerminkan rasa rendah diri dan ketidakmampuan bersaing dengan bangsa lain.

Penggunaan standar negara asing, katanya, menunjukkan indikasi kebenaran dugaan bahwa impor pendidikan semakin memantapkan kecurigaan terjadinya liberalisasi pendidikan, dan pendidikan sudah menjadi sebuah komoditas.

Sumber Materi

Internet sering disebut sebagai jaringan komputer. Padahal tidak semua jaringan komputer termasuk internet. Jaringan sekelompok komputer yang sifatnya terbatas disebut sebagai jaringan lokal (Local Area Network). “Internet merupakan jaringan yang terdiri atas ribuan bahkan jutan komputer, termasuk di dalamnya jaringan lokal, yang terhubungkan melalui saluran (satelit, telepon, kabel) dan jangkauanya mencakup seluruh dunia (Kamarga, 2002)”. Jaringan ini bukan merupakan suatu organisasi atau institusi, sifatnya bebas, karena itu tidak ada pihak yang mengatur dan memilikinya.

Internet lahir pada masa perang dingin sekitar tahun 1969 dan digunakan pertama kali untuk keperluan militer (Ahmad Bustami, 1999). Pada tahun ini ARPA (Avanced Research Project Agency) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat membangun sistem jaringan komputer yang disebut Arpanet. Jaringan ini menghubungkan antar komputer di daerah-daerah vital dalam rangka mengatasi masalah jika terjadi serangan nuklir. Arpanet berkembang sangat pesat dan dipecah menjadi dua bagian Milnet dan Arpanet. Milnet digunakan khusus untuk keperluan militer, sedangkan Arpanet digunakan untuk keperluan non militer terutama perguruan tinggi. Gabungan kedua jaringan ini pada akhirnya dikenal dengan nama Darpa Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.

Penemuan internet dianggap sebagai penemuan yang cukup besar, yang mengubah dunia dari bersifat lokal atau regional menjadi global. Karena internet terdapat sumber-sumber informasi dunia yang dapat diakses oleh siapapun dan dimanapun melalui jaringan internet. Melalui internet faktor jarak dan waktu sudah tidak menjadi masalah. Dunia seolah-olah menjadi kecil, dan komunikasi menjadi mudah. Dalam hal ini Onno W. Purbo (2001) melukiskan bahwa internet juga telah mengubah metode komunikasi massa dan penyebaran data atau informasi secara fleksibel dan mengintegrasikan seluruh bentuk media massa konvensional seperti media cetak dan audio visual.

Internet memiliki banyak fasilitas yang telah digunakan dalam berbagai bidang, seperti militer, media massa, bisnis, dan juga untuk pendidikan. Fasilitas tersebut antara lain: e-mail, Telnet, Internet Relay Chat, Newsgroup, Mailing List (Milis), File Transfer Protocol (FTP), atau World Wide Web (WWW). Di antara banyak fasilitas tersebut menurut Onno W. Purbo (1997), “ada lima aplikasi standar internet yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan, yaitu e-mail, Mailing List (milis), News group, File Transfer Protocol (FTC), dan World Wide Web (WWW)”.

Electronic mail (e-mail), mulai diperkenalkan tahun 1971 (http://www.livinginternet.com). Fasilitas ini sering disebut sebagai surat elektronik, merupakan fasilitas yang paling sederhana dan mudah digunakan. Dalam survei yang dilakukan sebuah lembaga riset Amerika Serikat (Graphics, Visualization and Usability Center) diketahui bahwa 84% responden memilih e-mail sebagai aplikasi terpenting internet, lebih penting ketimbang web (http://www.gvu.gatech..edu/user_surveis/).

Mailing List mulai diperkenalkan setelah e-mail yaitu sejak tahun 1972 (http://www.livinginternet.com). Ini merupakan salah satu fasilitas yang dapat digunakan untuk membuat kelompok diskusi atau penyebaran informasi. Cara kerja mailing list adalah pemilik email dapat bergabung dalam sebuah kelompok diskusi, atau bertukar informasi yang tidak dapat diintervensi oleh orang di luar kelompoknya. Komunikasi melalui fasilitas ini sama seperti e-mail bersifat tidak langsung (asynchronous).

News group adalah fasilitas internet yang dapat dilakukan untuk komunikasi antar dua orang atau lebih secara serentak (waktu bersamaan) atau bersifat langsung (synchronous). Bentuk pertemuan ini sering disebut sebagai konferensi, dengan fasilitas video conferencing, atau text saja, atau bisa audio dengan menggunakan fasilitas chat (IRC).

Melalui fasilitas File Transfer Protocol (FTC) ini orang dapat menstransfer data/file dari satu komputer ke internet (up-load) sehingga bisa diakses oleh pengguna internet di seluruh pelosok dunia. Di samping itu fasilitas ini dapat mengambil arsif/file dari situs internet ke dalam komputer pengguna (down-koad).

World Wide Web atau sering disebut Web mulai diperkenalkan tahun 1990-an (http://www.livinginternet.com). Fasilitas ini merupakan kumpulan dokumentasi terbesar yang tersimpan dalam berbagai server yang terhubung menjadi suatu jaringan (internet). Dokumen ini dikembangkan dalam format hypertext 2). dengan menggunakan Hypertext Markup Language (HTML). Melalui format ini dimungkinkan terjadinya link dari satu dokumen ke dokumen/bagian lain. Selain itu fasilitas ini bersifat multimedia, yang terdiri dari kombinasi unsur teks, foto, grafika, audio, animasi, dan juga video.

Teknologi internet pada hakekatnya merupakan perkembangan dari teknologi komunikasi generasi sebelumnya. Media seperti radio, televisi, video, multi media, dan media lainnya telah digunakan dan dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan. Apalagi media internet yang memiliki sifat interaktif, bisa sebagai media massa dan interpersonal, dan gudangnya sumber informasi dari berbagai penjuru dunia, sangat dimungkinkan menjadi media pendidikan lebih unggul dari generasi sebelumnya. Oleh karena itu Khoe Yao Tung (2000) mengatakan bahwa setelah kehadiran guru dalam arti sebenarnya, internet akan menjadi suplemen dan komplemen dalam menjadikan wakil guru yang mewakili sumber belajar yang penting di dunia.

Dengan fasilitas yang dimilikinya, internet menurut Onno W. Purbo (1998) paling tidak ada tiga hal dampak positif penggunaan internet dalam pendidikan yaitu: a. Peserta didik dapat dengan mudah mengambil mata kuliah dimanapun di seluruh dunia tanpa batas institusi atau batas negara.

b. Peserta didik dapat dengan mudah berguru pada para ahli di bidang yang diminatinya.

c. Kuliah/belajar dapat dengan mudah diambil di berbagai penjuru dunia tanpa bergantung pada universitas/sekolah tempat si mahasiswa belajar. Di samping itu kini hadir perpustakan internet yang lebih dinamis dan bisa digunakan di seluruh jagat raya.

Pendapat ini hampir senada dengan Budi Rahardjo (2002). Menurutnya, manfaat internet bagi pendidikan adalah dapat menjadi akses kepada sumber informasi, akses kepada nara sumber, dan sebagai media kerjasama. Akses kepada sumber informasi yaitu sebagai perpustakaan on-line, sumber literatur, akses hasil-hasil penelitian, dan akses kepada materi kuliah. Akses kepada nara sumber bisa dilakukan komunikasi tanpa harus bertemu secara fisik. Sedangkan sebagai media kerjasama internet bisa menjadi media untuk melakukan penelitian bersama atau membuat semacam makalah bersama.

Penelitian di Amerika Serikat tentang pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi untuk keperluan pendidikan diketahui memberikan dampak positif (Pavlik, 19963)). Studi lainya dilakukan oleh Center for Applied Special Technology (CAST), “bahwa pemanfaatan internet sebagai media pendidikan menunjukan positif terhadap hasil belajar peserta didik4)”.

Internet sebagai media pendidikan memiliki banyak keunggulan,. Namun tentu saja memiliki kelemahan; seperti yang disampaikan oleh Budi Rahardjo (2002) adalah infrastruktur internet masih terbatas dan mahal, keterbatasan dana, dan budaya baca kita masih lemah. Di sinilah tantangan bagaimana mengembangkan model pembelajaran melalui internet.

di modifikasi dari http://pustekkom.depdiknas.go.id/index.php?pilih=hal&id=70

Ternyata Gampang-gampang susah yah membuat suatu model penelitian.. hal ini baru berasa saat kemarin berjibaku konsultasi dengan dosen pembimbing…

pola pikir apa yang kita usulkan tidak selalu sesuai dengan apa yang dosen pembimbing harapkan.. terkadang kita membuat suatu model penelitian yang kita anggap ini adalah representasi penelitian yang paling terbaik, ternyata masih do tolak juga… tapi setelah beradu argumen dan juga memberikan literatur yang relevan. akhirnya goal juga deh model penelitian thesisKU. simple seh tapi prosesnya yang sulit.. dan ternyata kunci dari pembuatan model adalah ada atau tidak referensi jurnal atau hasil penelitian yang mendukung model penelitian yang anda buat.

materi di bawah ini mungkin bisa membantu temen2 dalam membuat model penelitian di bidang sistem informasi.

  1. Taxonomy of Research Models

Banyak tipe model penelitian yang digunakan oleh para peneliti SI. Pilihan untuk satu atau banyak model, bergantung pada banyak faktor termasuk area subjek, metodologi penelitian, latar belakang peneliti dan keahlian, target pengguna, dan target tempat untuk publikasi. Klasifikasi dari model:

  1. Descriptive Research Model(D): model minimum yang menjelaskan pertanyaan riset dan daftar variabel dependen dan independen tanpa menspesifikasikan relasi diantara variabel-variabel ini.
  2. Prescriptive Research Model(P): lebih kompleks, kadang ada representasi visual yang berhubungan dengan variabel dependen dan independen, fokus kepada pemahaman eksplisit dan implisit dari relasi diantara variabel.

Kategori model: (0) No Model

(1) Listing of variables(D): Hanya variabel yang relevan dengan pertanyaan penelitian yang didaftar.

(2) Listing of variables and levels(D): Berbagai level dari variabel juga dimasukkan.

(3) Listing of variables and implicit relationship(D/P): Berkaitan dengan variabel yang dispesifikasikan, relasi diantara variabel-variabel ini dapat diindikasikan secara implisit. Jadi, model deskriptif dan preskriptif di alam. (4) Simple Influence Diagram-2 tier(P): Model ini secara jelas menggambarkan variabel dependen dan independen dan relasi diantaranya. Biasanya dalam bentuk diagram. (5)  Multi-Tier Influence Diagram(P): Perluasan dari simple influence diagram yang melibatkan banyak level. (6) Temporal Influence Diagram(P): Menunjukkan keterhubungan waktu dengan relasi diantara berbagai variabel. Even-even diurutkan berdasarkan waktu dan suatu even tidak dapat dilakukan jika even prasyaratnya belum dilakukan. (7) Simple Grid(D/P): Mudah dan ampuh untuk menguji efek dari dua variabel independen. Membandingkan berbagai alternatif dari banyak karakteristik. (8) Complex Grid(D/P): Perluasan dari simple grid. Jika simple grid diperluas menjadi tiga atau lebih variabel, maka menjadi complex grid. (9) Venn-Diagram(D/P): Diadaptasi dari matematika, menawarkan representasi grafis tidak hanya objek/variabel, tetapi juga interaksi diantaranya. (10) Mathematical Model(P): Model ini menggunakan fungsi dan persamaan matematika, kontras dengan tampilan gambar di banyak model. (11) Combination of above(D/P): Merupakan kombinasi dari dua atau lebih model penelitian yang diatas.

modified from http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/Seminar-MIS/2008/255/255-04-research-models-in-information-systems.pdf

Logo BCP

Wah udah kedua kalinya mampir di Bekasi Cyber Park, cuman kali ini gwe lagi bener2 niatin buat nungkrung sendirian ngabisin uang dan ngabisin waktu….

seneng juga seh bisa ngenet sendirian dengan puasnya, udah gitu enaknya di sini pas lagi ada live musicnya pula… asik…asik…

sambil ngenet, sambil ngisi blog, udah gitu di suguhin sama cewe2 cantik berlalu lalang di hadapan, udah gitu di kasih hiburan live music. udah gitu lagunya Soul Banget… pengen bawaannya betah terus disini….

Semakin sore berasa semakin seru juga neh. soalnya makin banyak pengunjung Food centre.. tapi sampai saat ini masih belum ada wanita yang Aye Catching. alias MENYOLOK MATA…… Haha,ha,,,

tapi best deg, kayanya seru deh kalau bwa temen kemari kita nge hotspot bareng di Sini… sambil kongkow2 udah gitu update berita.,,,,,

nag yang menarik disini pemandangannya yang cukup sedep… sambil makan kita bisa sambil lihat jalan utama. persimpangan Islamic Centre… jalan yang selalu gwe lewatin kalau mo beraktifitas setiap hari

kalau masalah makanan seh, tergantung selera, sejauh ini seh seleranya masuk2 aja ke gwe… masalah harga makanan, yah cukup terjangkau. dan juga banyak variasi makanannya..

so kalau gwe rate tempat ini seh… masuk kategori coZy yah.. kalau itu weekend..

kalau hari biasa seh, gak ada live Musicnya..

So KAPAN KitA KeMAnA……

Lucu memang kalau di perhatikan dan disadari…

kmaren sore di kantor, yang dalam keadaan lelah setelah berjibaku dengan kegiatan di kantorKu yang lainnya, secara diriku ini mencari rejeki tidak pada satu tempat. ku perkenalkan seseorang teman kantorku dengan suatu teknologi informasi berbasis web yang dikenal dengan video streaming.

ku perkenalkan suatu website yang mampu memberikan services kepada usernya untuk mengakses beberapa siaran telivisi, baik lokal maupun internasional. hal ini ku maksudkan agar mereka tuh melek akan teknologi, komputer yang selama ini mereka gunakan sebagai alat bantu mereka bekerja. yang hanya mengakses WORD, EXCEL, POWERPOINT, dan juga MOZILLA FIREFOX. terkadang ada juga yang mengakses FLV files… yah tahu lah jenis apa filenya itu..

satu persatu mereka ku kasih alamat website, yang notabene memberikan services yang dimaksud. dan tahu apa reaksi mereka….

“….Hah kok bisa yah.. ini komputer di tambahin alat apa lagi yah???? ..”

miris memang, tapi yah ini wajar untuk orang yang baru melek teknologi.. yah tapi dari sini kan bisa kelihatan sampai sebatas mana mereka memanfaatkan Teknologi informasi yang ada di kantor gwe…

gak beberapa lama kemudian isu tentang video streaming itu pun semakin tersebar luas, dari mulut ke mulut. masing-masing orang memberikan contoh kepada yang lainnya seolah2 mereka itu adalah expertice di bidang itu, padahal baru 15 menit yang lalu ku beritahu si empunya berita.

sampai detik tadi pun ada yang menelponKU menanyakan alamat websitenya.. walah… sebegitu antusiasnya yah mereka.

tapi dari sisi dan sudut pandangKu ini adalah suatu keberhasilanKu memperkenalkan mereka pada dunia internet sebenernya.. tidak hanya digunakan untuk mengakses Email, dan Video2 porno gak jelas itu, tapi juga bisa digunakan untuk kemaslahatan mereka bersama… jadi inget Taglinenya Blog Temen gwe … “Linux Untuk Kemaslahatan umat….”

he.he.eh yah mudah2an niat baik gwe buat membuat paradigma bekerja dan memanfaatkan teknologi informasi dalam kehidupan mereka bisa berhasil deh…

Ciayo… ICT Indonesia…

Barusan gwe berkeliling kota bekasi…. mulai dari jam 11 sampe jam 12.20 WIB… sepanjang jalanan terlihat mobil lalu lalang, tidak mau kalah angkot2 berselimpangan. .. wah ada apakah kiranya… ternyata kesemuanya sibuk mempersiapkan hari kemenangan yang fitri….

tapi apa gerangan yang menggusarkan hatiKU saat itu…. panas yang menyengat, di sela-sela jaket hitam kebanggaanQU, ,,, Ya ALLAH betapa panasnya Bumi ini,….. Tak berapa lama ku sampai pada tempat Tujuan, sebuah kantor di Sekitar Lapangan Persikasi dengan membawa sebuah tujuan…

Masuklah Diriku ke dalam kantor tersebut…. .. “ALHAMDULILLAH. …” sejuk terasa di epidermis kulitKU, bak penawar rasa panas dan dahaga… karena ruangan kantor tersebut di naungin AC ( baca AaCe….).. tak berapa lama ku bertemu orang yang Kutuju,,,, “Pak, ini .. surat dan kuintansi yang kemarin sudah saya buatkan…” dengan senyum si Bapak pun Mengucap terima kasih…. tak lama kemudian ku ambil langkah seribu menuju tempat tujuan kedua.. Rumah Kediaman Sahabat…tuk mengambil titipan bagi kaum anak yatim dan kaum duafa, di belakang BCP (baca BeCePe)…. ku terkejut, karena tempat berteduhnya kini sudah mulai berbentuk… ku parkirkan “pacarQU” di depan pgar. lalu kugerakan kaki ini menuju orang yang dituju…. “mbak… iyah. titipan debby boleh aku ambil….?” langsung si “IYAH” pun bergerak lekas mengambil titipan tersebut…. setelah ku terima Amanah penting itu, lekas kunyalakan kekasihQu yang ku parkir di pagar depan….. Langsung menuju tujuan Ketiga… Sebuah BANk dengan inisial BNI (Baca : Be eN Ii…) guna melakukan transaksi…

selesai transaksi yg memakan waktu tidak kurang dari 2 Menit. ku tancap gas lagi tuk kembali ke peraduan. Sepanjang perjalanan menuju peraduan, panas matahariPun menyengat, seolah2 ingin mengambil sisa2 cairan dalam tubuhQU… kecepatan kekasihQu pun kutambah,… . 5 menit kemudian.. sampailah aku ke Tempat Peraduan…. alhamdulillah rencanaQu seharian ini sudah terpenuhi…

Oh tuhan, terima kasih kau berikan keselamatan padaku selama perjalanan ini… semoga apa yang ku jalani ini di ridhoi olehMU ya Allah. tuhan semesta Alam..

Namun satu yang membuatQu termenung menyendiri.. . Panas DI Kota Bekasi sudah Mulai Menggila…. .

End Of Story…

HAYO kita Mudik Dengan Bantuan Teknologi….

Alhamdulillah gak kerasa yah, lebaran tinggal menghitung hari.. tradisi pulang kampung sudah menjadi suatu keharusan bagi warga perantau yang mencari nafkah DI kota2 besar di Indonesia.

Begitu pula dengan diRikuw… walaupun mudik yang di lakukan orang lain dengan keluargaKuw sangat berbeda. orang2 mah mudik ke daerah jawa, tapi gwe mudik ke Kota Bandung.. yang sebenernya bisa ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan. masuk Tol, Keluar Tol sudah sampai. Ha.ha.ha.a

Tapi walaupun cuman memakan waktu 2 jam, terkadang suka juga terjebak macet yang gak jelas. Tapi jangan takut, sekarang sudah banyak teknologi yang membantu proses Pulkam Kita. mulai dari operator telekomunikasi yang giat sekali memberikan promo2, sampai memberikan fasilitas dalam HPnya, untuk membantu para pemudik untuk mendapatkan informasinya. Mulai dari Informasi pom Bensin terdekat, Bengkel terdekat, ATM, dan lain sebagainya…

Nah sekarang Era Informasi sudah mulai berkembang pesat, dengan adanya teknologi Internet yang sudah bisa di raih dalam genggaman, kita bisa melihat keadaan seseorang melalui fasilitas 3G pada Hape masing2.

Simple aja seh kita hanya sekedar menelpon seseorang yang keberadaanya akan kita lewati, sebagai misal kita akan berangkat ke daerah jawa, pastinya kita akan melewati pantura kan.. nah kita telpon aja deh orang yang sedang atau tinggal di daerah pantura sana dengan menggunakan fasilitas 3G semisal. jadi kita bisa tahu keadaan di sana seperti apa… apakah macet, atau lancar.

itu seh cara yang mungkin cukup efektif buat mengetahui keadaan disana REALTIME… namun masih banyak juga cara lain biar kita tahu keadaan disana seperti apa, semisal kita bisa memantau keadaan tempat2 yang rawan kemacetan, dengan menggunakan fasilitas Video Streaming.

DEPHUB belakangan ini memasang beberapa CCTV di beberapa wilayah rawan macet, yang bisa di akses secara gratis dengan syarat kita harus tersentuh oleh internet. alamat website yang bisa di lihat di sebelah, snapshootnya. kita bisa memilih daerah2 mana aja yang pengen kita lihat keadaannya. Terima kasih, akhirnya kita bisa juga memanfaatkan Teknologi informasi guna kemaslahatan bangsa. (http://124.81.82.136/ltmc2008/kamera/streaming-cctv.php)

TAPI yang jadi masalah adalah, Bandwidth yang disedikan untuk website tersebut sepertinya kecil sekali, jadi kita membutuhkan waktu lama untuk melihat satu jendela utuh, hal ini hendaknya menjadi perhatian bagi Pihak terkait di masa yang akan datang. karena hal ini sangatlah membantu bagi para pemudik…

SO Mudik terasa sangat menyenangkan BUKAN…??? Bagaimana dengan anda??

Pria Kelahiran Bandung 25 tahun yang lalu,  lulusan Pendidikan Teknik Elektro dari Universitas Negeri Jakarta, dan sekarang sedang melanjutkan program Magister, di Jurusan Magister Teknologi Informatika Universitas Indonesia. Staf Pengajar di STImar-AMI Cempaka putih sejak 2 tahun yang lalu sampai sekarang, dan juga menjadi salah seorang assisten Dosen Di Universitas Negeri Jakarta bercita-cita ingin mengawinkan Teknologi Informasi dengan Dunia pendidikan. Satu hal yang menjadi cita-cita utamanya itu adalah ingin membuat bahagia kedua orang tua dan juga keluarga besarnya. Selama masih menjadi mahasiswa di Universitas Negeri Jakarta, saya aktif sekali di beberapa kegiatan. pada bulan Juli 2003 pernah menjadi instruktur pada pelatihan perakitan komputer yang diadakan oleh BEM-FT Universitas Negeri jakarta bekerja sama dengan tabloid PC-PLUS . September 2003 juga pernah menjadi Instruktur Utama pada pelatihan Perakitan Komputer yang diadakan oleh SMU Labschool rawamangun bekerja sama dengan PC-Plus. Agustus – September 2004, menjadi instruktur utama pada pelatihan dasar komputer untuk anggota karang taruna duren jaya bekerja sama dengan LPM-UNJ. Kemudian setelah lulus dari Program sarjana september 2006, saya menjadi salah satu staf pengajar untuk program AKTA IV di universitas negeri jakarta. Sekarang saya sedang menyelesaikan Tesis di Magister Teknologi Informatika dengan sub bidang penelitian MIS.