Jan 8

Saat ini makin banyak software-software bajakan beredar dalam bentuk CD/DVD ataupun tersebar luas di Internet. Harga software asli memang sangat mahal. Menurut saya, wajar saja harga software mahal, karena tidak mudah untuk membuat sebuah software. Lagipula, kualitas software asli dan software bajakan tidaklah jauh berbeda. Namun sebagian orang belum menyadari, apakah crack yang mereka gunakan itu betul-betul aman.

Saya pernah mengalami beberapa pengalaman menarik seputar Security Risk, khususnya masalah crack pada software bajakan. Hal ini pernah terjadi beberapa tahun silam sebelum saya mengerti betul bagaimana melakukan pengamanan terhadap komputer sendiri. Saya terbiasa menginstal berbagai macam software dan games bajakan di komputer dan menggunakan crack. Pada saat itu saya sedang membutuhkan suatu software untuk melakukan editing video karena saya sedang kebagian tugas sekolah untuk melakukan edit video. Saya berhasil menemukan software editing video tersebut namun hanya memiliki trial license. Berhubung tugas saya waktu itu dikejar oleh deadline, saya mengambil jalan pintas untuk mendownload sebuah crack untuk software tersebut. Saat dijalankan antivirus saya mendetect bahwa program yang saya download itu merupakan sebuha ancaman untuk komputer saya. Namun saya tidak peduli hal itu, ketika selesai melakukan download, dan menjalankan crack tersebut, tidak sampai satu menit komputer saya mulai mengalami BSOD. Setelah diperbaiki ternyata seluruh data-data saya telah lenyap karena harus diinstal dengan OS yang baru. Tentu saja menghilang, karena saya yang masih awam di dunia komputer membiarkan seluruh data-data saya berada didalam satu partisi yang sama dengan sistem.

Dengan terjadinya kasus ini saya telah mempelajari beberapa hal diantaranya adalah:

  1. Lakukan seluruh backup data anda setiap anda menambahkan data yang cukup penting di berbagai media lainnya seperti FD atau HD eksternal. Lakukan backup online jika dibutuhkan

  2.  Pastikan antivirus yang kita pakai selalu update dan jangan remehkan interupsi yang dikeluarkan oleh Antivirus tersebut

  3. Buatlah partisi secukupnya untuk memisahkan sistem dengan data-data anda lainnya.

  4. Kenali betul komputer anda. Jika ada suatu keanehan dengan kerja komputer anda, segera lakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem anda khususnya melalui task manager jika anda telah paham betul file apa saja yang telah anda izinkan untuk berjalan pada background process.

  5. Gunakanlah Software asli atau gunakan software open source. Ketahuilah software-software open source memiliki kemampuan yang tidak jauh berbeda dengan software ber license