Akhir Tahun di Awal Tahun
Well, before starting this post, i’d like to let you know, curently this is my fav song. From Persona 4 OST, played at town when the weather is clear. It’s not very good at the begining, but i love the reffrain part. please try it, it’s not hurt just to hear it
.
Your Affection
Withered flowers forget
What they wept for day after day
Withered flowers blossom
In the stream of tears
They still think of the cause
Turning misery into meaningfulness
Changing day after day
Turning misery into meaningfulness
Changing day after day
Reff:
Your affection Your affection Taking pride from fear
Past will tell you when to make yourself a hero
Your affection Your affection Your affection
Past will tell you when to make yourself a hero
———————————————————————————————————————————————
huah, akhirnya kita semua tiba di akhir tahun sekaligus awal tahun. Mungkin ada yang bingung dgn judulnya? Yg gw maksud itu awal tahun hijriah dan akhir tahun masehi :D. Sama seperti tahun” sebelumnya, gw bakal menjalani pergantian tahun di rumah. Menurut gw g ada yang spesial kecuali fakta bahwa gw bakal ulang tahun bentar lagi.
Gw mau memulai dengan sebuah fakta unik, mengapa pemberian selamat selalu mngaju ke depan? maksud gw begini; Kenapa “Selamat Tahun Baru”, bukan “Selamat Mengakhiri Tahun”? Kenapa “Selamat Menempuh Hidup baru”, bukan “Selamat meninggalkan kehidupan lama”? My history teacher in my high school used to say this, “Those who forget history, will be crushed by the history itself” (”Siapa yang menghiraukan sejarah, akan terlindas oleh sejarah itu sendiri”).
Hmm, menurut pandangan gw, sejarah memang penting, ada kalanya kita harus belajar dari sejarah, tetapi melihat dunia dimana kita tinggal, mereka yang menatap ke depanlah yang menjadi pemenang. Ide-ide yang baru dan futuristik lah yang di cari saat ini. Tanpa bermaksud menghilangkan nilai penting dari sejarah, inilah yang membuat orientasi kita harus selalu berada di depan, bahkan ketika kita mengucapkan selamat.
Meskipun begitu, melihat ke depan hanyalah menjanjikan sukses sementara. Karena lambat laun akan ada orang lain yang mempunyai ide lebih segar bila anda bertahan pada ide yg sama. DI sini letak pentingnya sejarah. Melihat kebelakang, menentukan kekurangan yang ada, dan mengusahakan (tidak hanya perbaikan, namun juga) pembaharuan. Inovasi adalah kunci untuk mempertahan sukses anda.
Tidak setiap saat kita harus melihat kebelakang. Karena kita tetap harus fokus pada tujuan awal, maka selesaikan dulu yang ada di depan, setelah selesai, maka saatnya kita rekap seluruh hal yang perlu kita perbaiki dan perbaharui. So then, here i am, at the crossing of begining of a year and the end of a(nother) year, think about what to fix…..
***
Those who don’t know pain can never know true peace.
-Pain, Naruto Manga Chapter 429-
Itulah yang sedang ada dalam pikiran gw skrg. sebenernya dah dari dulu, tapi begitu baca Naruto baru bener” mikir. Gw selama ini diberi hidup yang nyaman, keluarga yang berkecukupan, g mengalami kesulitan belajar, g perlu khawatir besok makan apa, punya temen yang bisa diajak main kapan aja. Gw yang relatif g pernah kesulitan jadi g bisa menghargai arti dari kemudahan. Terkadang gw ngasal aja hidup tanpa peduli orang sekitar gw. Yah, meskipun gw individualis, gw tetep mau punya kehidupan sosial yang menyenangkan, tapi terkadang yang gw usahakan cuma menyenangkan gw aja.
bagi gw yang seperti ini, g ngerti bagaimana orang lain susah payah nyari uang, belajar sampe mata merah, butuh pertolongan sampe stress, dlsb. Mungkin gw bisa berempati, tapi ya cuma sampe situ, pada akhirnya klo gw g mau ya g gw tolong. Jujur, klo gw ditempatin di posisi mereka, gw jg pasti kecewa dgn diri gw yang cuma bisa menuntut dari orang tanpa mau dituntut.
Jadi, buat semua org yang merasa pernah merasa tertindas sama kelakuan gw yang seperti tadi saya minta maap. Ke depan, gw emang harus memperbaiki sikap ini, sebelum nantinya jadi memakan gw sendiri.
ok semuanya, selamat mengakhiri tahun 2008
see ya at 2009!

